Mendag Zulhas Siapkan 'Jalan Tol' untuk Produk Indonesia

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. (Humas Kemendag)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 5 Agustus 2022 | 14:45 WIB

Sariagri - Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) tengah menyiapkan sebuah 'jalan tol' untuk produk-produk makanan dan minuman (mamin). Hal Ini dilakukan guna membanjiri negara nontradisional.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan, salah satunya jalan tol yang tengah dibangun adalah persetujuan dagang Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUEA-CEPA).

“Lewat kerja sama perdagangan dengan Uni Emirat Arab sebagai hub, saya yakin industri ini dapat semakin kontributif terhadap pendapatan negara,” kata Zulhas, Jumat (5/8/2022).

Pria yang kerap dipanggil Zulhas ini mengatakan, saat ini memang diperlukan dukungan pelaku usaha dalam memperkuat industri makan dan minum Indonesia.

Sinergi dengan pelaku usaha harus diperkuat agar meningkatkan peluang Indonesia dalam menembus pasar global, khususnya negara-negara nontradisional tersebut.

“Produk mamin Indonesia memiliki kualitas dan peluang besar untuk terus berkembang. Untuk itu, sektor ini harus terus didukung, salah satunya dengan digitalisasi perdagangan,” ujarnya.

Baca Juga: Mendag Zulhas Siapkan 'Jalan Tol' untuk Produk Indonesia
Aprindo Ungkap Permintaan Produk Makanan dan Minuman dari UE Meningkat

Pembebasan Bea Masuk

Tak hanya sinergi yang dilakukan, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman juga menyampaikan permintaan kepada menteri perdagangan mengenai pembebasan bea masuk dan kemudahan proses importasi bahan baku industri pangan. Hal ini diyakininya akan membuat produk makanan dan minuman buatan Indonesia lebih bersaing.

“Permasalahan utama dalam industri pangan Indonesia yaitu ketersediaan bahan baku dan penolong yang sebagian besar impor seperti gula kristal rafinasi, garam industri, dan susu,” pungkas Adhi.

Video Terkait