Panen Turun, Rusia Mungkin Kurangi Ekspor Biji-bijian

Hasil tanaman biji-bijian. (Pixabay)

Editor: M Kautsar - Sabtu, 6 Agustus 2022 | 12:00 WIB

Sariagri - Rusia dapat mengurangi 50 juta ton ekspor biji-bijian yang direncanakan tahun ini karena kemungkinan penurunan hasil, kata Menteri Pertanian Rusia Dmitry Patrushev.

Kemungkinan penurunan hasil tahun ini disebabkan oleh keterlambatan pekerja di banyak daerah karena musim semi yang dingin dan cuaca buruk, serta kesulitan pasokan komponen asing untuk peralatan pertanian, kata Patrushev, dikutip dari Xinhua, Sabtu (6/8/2022).

“Secara total, ini semua menimbulkan risiko untuk mencapai target 130 juta ton. Tentu saja, kami akan sepenuhnya memasok pasar domestik dan tidak akan ada masalah dengan itu. Namun, kami harus merevisi rencana ekspor 50 juta ton. kecuali kita mencapai volume yang direncanakan. Ini dapat berdampak negatif pada pasar biji-bijian global," katanya.

Baca Juga: Panen Turun, Rusia Mungkin Kurangi Ekspor Biji-bijian
Lolos Inspeksi, Kapal Pembawa Gandum dari Ukraina Berlayar Menuju Lebabon

Kementerian Pertanian Rusia sebelumnya memperkirakan panen gandum 130 juta ton tahun ini, termasuk rekor jumlah 87 juta ton gandum, dan diperkirakan Rusia akan mengekspor 50 juta ton gandum.

Petani Rusia telah memanen sekitar 55 juta ton biji-bijian sejauh ini, terutama kurang dari pada tanggal yang sama tahun lalu, kata Patrushev.

Pada tahun 2021, Rusia memanen hampir 121 juta ton biji-bijian, termasuk sekitar 76 juta ton gandum.

Video Terkait