Pegawai Alfamart Diancam UU ITE, Hotman Paris Siap Pasang Badan

Pengacara Hotman Paris Hutapea (Foto: Instagram @hotmanparishutapeaofficial)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 15 Agustus 2022 | 11:35 WIB

Sariagri - Seorang pegawai di sebuah jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan sehari-hari, Alfamart diancam ITE oleh seorang wanita yang mengambil cokelat. Hal ini membuat publik buka suara, salah satunya pengacara kondang Hotman Paris.

Melihat masalah yang viral ini, Hotman Paris siap pasang badan dengan membela pegawai Alfamart yang merasa diancam itu.

"Hotman lagi di Bali, baca semua DM-DM yang datang ke Hotman, mengadu tentang pegawai Alfamart," ujar Hotman Paris dilihat di akun Instagramnya, Senin (15/8/2022).

Hotman meminta pegawai Alfamart untuk segera menghubunginya. Ia akan memberikan pembelaaan secara sukarela terhadap pegawai tersebut.

"Halo pegawai Alfamart, kamu hubungi saya jangan takut saya siap membela kamu gratis. Hotman Paris siap membela pegawai Alfamart secara gratis, oke hubungi saya, DM saya segera," tuturnya.

Pada akhir videonya itu, Hotman Paris menyarankan kepada pegawai Alfamart agar tidak perlu meminta maaf. Ia mendorong agar si pegawai melawan pencuri cokelat yang malah mengkriminalisasi pegawai Alfamart tersebut.

"Jangan minta maaf kalau kau merasa tidak bersalah. Jangan minta maaf kalau kau tidak merasa bersalah, lawan," tutur Hotman Paris.

Kronologis Pegawai Alfamart Diancam UU ITE

Seperti diketahui, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) buka suara terkait video viral karyawannya meminta maaf ke seorang wanita yang diduga mencuri cokelat. Alfamart menyebut karyawannya itu diancam pasal UU ITE oleh wanita tersebut.

"Terkait dengan pemberitaan seorang karyawan Alfamart yang diancam UU ITE oleh seorang konsumen adalah benar," ujar Corporate Affairs Director Sumber Alfaria Trijaya, Solihin.

Solihin mengatakan kejadian itu terjadi di Alfamart Sampora, Kampung Sampora RT 04, RW 02, Desa Sampora, Kecamatan Cisauk, Tangerang Selatan, pada 13 Agustus 2022 pukul 10.30 WIB. Dia pun menjelaskan peristiwa itu.

Solihin menyebut karyawannya melihat wanita yang di dalam video itu mengambil barang tanpa membayar. Pertama diduga wanita itu mengambil coklat, ternyata tidak hanya cokelat.

"Karyawan kami menyaksikan kejadian konsumen yang telah mengambil barang tanpa membayar. Setelah dimintai pertanggungjawaban, konsumen baru membayar produk cokelat yang diambilnya," ungkapnya.

Baca Juga: Pegawai Alfamart Diancam UU ITE, Hotman Paris Siap Pasang Badan
Masih Tegang, Hubungan Dagang Cina-Australia Tak Bisa Terealisasi

"Dari investigasi karyawan pun menemukan produk lain yang diambil selain cokelat," lanjut Solihin.

Alfamart, kata Solihin, sangat menyayangkan adanya tindakan lanjutan sepihak dari wanita itu dengan membawa pengacara yang membuat karyawan Alfamart tertekan. Saat ini, Alfamart melakukan investigasi buntut video viral itu.

"Alfamart sedang melakukan investigasi internal lebih lanjut dan apabila diperlukan Alfamart akan mengambil langkah hukum selanjutnya," pungkasnya.

Video Terkait