BPS: Ekspor RI Tumbuh Impresif, Naik 32,03 Persen

Ilustrasi Ekspor Impor. (Sariagri/Pixabay)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 15 Agustus 2022 | 16:00 WIB

Sariagri - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekspor Indonesia tumbuh secara impresif pada periode bulan Januari-Juli 2022, naik 32,03 persen. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto menilai hal ini lebih dikarenakan peningkatan harga komoditas ekspor, khususnya pada komoditas ekspor utama Indonesia.

"Namun demikian, windfall ini bisa berakhir jika harga komoditas kembali pada kondisi normal, karena volume ekspor komoditas utama Indonesia cenderung stagnan," ujar Setianto.

Ia mencatat dalam beberapa bulan terakhir, harga komoditas ini sudah mulai menurun. Sebut saja, feronikel, menunjukkan terjadinya peningkatan volume ekspor tetapi harganya mengalami penurunan.

Tercatat, nilai ekspor Indonesia Juli 2022 mencapai USD25,57 miliar. Angka ini menurun 2,20% dibanding ekspor Juni 2022/month-to-month(mtm). Dibanding Juli 2021 atau year-on-year (yoy), nilai ekspor naik sebesar 32,03%.

Baca Juga: BPS: Ekspor RI Tumbuh Impresif, Naik 32,03 Persen
BPS: Neraca Perdagangan RI Surplus 3,83 Miliar Dolar AS di Februari 2022

Peningkatan terbesar ekspor nonmigas Juli 2022 terjadi pada bahan bakar mineral sebesar USD354,2 juta, atau setara 6,86%. Sementara penurunan terbesar ekspor nonmigas Juli 2022 terhadap Juni 2022 terjadi pada komoditas besi dan baja sebesar USD257,4 juta atau setara 11,51%

"Ekspor nonmigas Juli 2022 terbesar adalah ke China yaitu USD5,03 miliar, disusul Amerika Serikat(AS) USD2,51 miliar dan India USD2,26 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 40,50%," jelasnya.

Sementara ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa (27 negara) tercatat masing-masing sebesar USD4,68 miliar dan USD1,88 miliar.

Video Terkait