Bangun Naluri Bisnis, Gubernur Lampung Minta Produk UMKM Diinventarisasi

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi (Pemprov Lampung)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Kamis, 8 September 2022 | 18:30 WIB

Sariagri - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meminta seluruh produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerahnya diinventarisasi guna mempersiapkan pengembangan UMKM Center.

"Produk UMKM ini harus segera diinventarisasi, jadi bisa tahu yang berskala lokal, nasional, dan internasional," ujarnya di Bandarlampung, Kamis (8/9/2022).

Ia mengatakan inventarisasi produk UMKM di Lampung tersebut dilakukan untuk menciptakan pengelolaan yang profesional saat UMKM Center dibuka.

"Kepada dinas terkait segera lakukan inventarisasi produk UMKM ini, sebab setelah UMKM Center terbangun harus memiliki naluri bisnis yang kuat," katanya.

Dia melanjutkan melalui pembangunan UMKM Center diharapkan dapat mengelola produk UMKM yang ada di daerahnya secara terpusat.

"Nanti, akan dikoordinasikan dengan mengundang seluruh bank Himbara, BUMN serta perwakilan UMKM unggulan dari tiap kabupaten serta kota se-Provinsi Lampung. Jadi dengan dibangunnya ini, bisa terkelola ketika ingin mencari produk Lampung tinggal datang ke UMKM Center," ucap dia.

Ia menjelaskan untuk mendukung terbangunnya UMKM Center pihaknya telah bersurat kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui Surat Gubernur Lampung Nomor 5181/0424/04/2022 pada 31 Januari 2022 untuk memberikan dukungan pembangunan UMKM Center melalui skema CSR dari BUMN.

Sebelumnya, rencana pembangunan pusat pemasaran produk UMKM guna memberdayakan pelaku UMKM di Lampung, akan dilakukan di tanah milik Pemerintah Provinsi Lampung yakni di lingkungan Pusat Kegiatan Olah Raga (PKOR) Way Halim.

Baca Juga: Bangun Naluri Bisnis, Gubernur Lampung Minta Produk UMKM Diinventarisasi
Unik, Kreasi Sandal dan Tas dari Eceng Gondok Buatan Warga Lombok

Lokasi tersebut dipilih karena sangat strategis sebab bersebelahan dengan Jalan Soekarno-Hatta dan terkoneksi dengan Gerbang Tol Kota Baru.

Pembangunan pusat pemasaran produk UMKM itu diharapkan dapat menarik daya beli masyarakat di sekitar Kota Bandarlampung serta wisatawan yang melintas untuk membeli produk UMKM lokal dan merasakan beragam kuliner khas Lampung.

Video Terkait