Gara-Gara Ini, Ekspor Durian Thailand ke Cina Mulai Terancam

Ilustrasi durian (Pexels)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Kamis, 15 September 2022 | 13:15 WIB

Meningkatnya temuan durian di bawah standar yang ditujukan untuk ekspor ke Cina meningkatkan alarm di industri durian lokal ThailandJika terus berlanjut, masalah itu dapat merusak reputasi Negeri Gajah Putih sebagai salah satu negara pengekspor durian terbesar di kawasan Asia, seperti dikutip Bangkok Post.

Pekan lalu, Stasiun Karantina Tanaman Mukdahan di Thailand telah melarang 38 ton durian untuk diekspor ke Cina melalui Laos. Pengiriman dikirim kembali ke Chumphon, setelah pihak berwenang di stasiun perbatasan menemukan banyak durian di bawah standar. Durian itu disebut belum matang serta tercemar serangga dan penyakit.

Insiden itu memicu pertanyaan tentang bagaimana durian di bawah standar dapat dipindahkan ke luar provinsi, meskipun pengiriman harus terlebih dahulu mendapat persetujuan Departemen Pertanian Thailand (DoA).

Kepala Biro Tanaman dan Pengawasan Bahan Pertanian Thailand, Thammanoon Kaewkongkha, mengatakan bahwa buah seharusnya diperiksa dan diberi label stiker garansi yang dikeluarkan oleh pihak berwenang sebelum diekspor.

Ia menolak berkomentar apakah otoritas Departemen Pertanian terlibat, tetapi kasus itu bukan pertama kalinya terjadi. Pada bulan Juni, pihak berwenang Mukdahan menyita dua kontainer durian di bawah standar yang dikirim dari Chanthaburi.

Investigasi menemukan durian itu dikemas untuk diekspor dari sebuah gudang yang dilisensikan oleh Departemen Pertanian. Pemiliknya mengklaim seorang teman menggunakan fasilitas itu untuk mengemas buah.

Buah durian di bawah standar bukan satu-satunya masalah yang menghambat industri durian Thailand karena sebelumnya telah muncul kasus pedagang yang menjual durian dengan sertifikat palsu ke Cina, dan mengklaim durian Vietnam adalah milik Thailand.

Pada bulan Juni, polisi Chanthaburi menggerebek sebuah gudang dan menemukan 19 ton durian dari Vietnam sedang dipersiapkan untuk diekspor ke Cina sebagai durian Thailand.

Thailand sendiri tidak memiliki peraturan yang efektif untuk memastikan kualitas seluruh ekspor duriannya. Departemen Pertanian harus memeriksa durian untuk ekspor, tetapi mereka tidak memiliki wewenang untuk mengambil tindakan hukum.

Misalnya, lembaga itu tidak berwewenang untuk menyita durian di bawah standar tanpa kerjasama dari pemerintah daerah. Dalam banyak kasus, gudang yang gagal dalam pemeriksaan dapat dibuka kembali setelah beberapa hari.

Baca Juga: Gara-Gara Ini, Ekspor Durian Thailand ke Cina Mulai Terancam
Diminati Warga Cina, Thailand Ekspor 1 Juta Ton Durian

Thailand pun menghadapi tantangan dari para pesaing baru di pasar durian. Ketika Cina mengejar kebijakan nol-Covid, Vietnam muncul sebagai negara pengekspor durian terbesar kedua ke Cina. Selain itu, ada pula durian Musang King dari Malaysia yang secara teratur menerapkan harga tinggi di pasar.

Negara lain seperti Laos, Kamboja, dan Filipina juga tengah membidik pasar Cina. Dengan tantangan seperti itu, Thailand harus segera memastikan regulasinya untuk memastikan ekspor duriannya tepat sasaran.