Kebutuhan Pokok Naik, Begini Strategi Pedagang Pertahankan Harga Jual

Daftar menu soto ayam kampung. (Sariagri/Arief L)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 16 September 2022 | 17:15 WIB

Di tengah mahalnya harga bahan pangan pokok, puluhan pedagang makanan di wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mulai mengatur strategi agar tidak ditinggalkan pelanggan.

Salah satu dengan mensiasati mengurangi porsi lauk dan nasi. Pedagang mengaku enggan menaikan harga makanan lantaran daya beli masyarakat juga masih melemah.

Baca Juga: Kebutuhan Pokok Naik, Begini Strategi Pedagang Pertahankan Harga Jual
Harga Daging Ayam Naik, Bobby Nasution: Ini karena Pakan Lagi Naik



“Semuanya ini karena imbas kenaikan harga BBM. Harga bahan dapur jadi naik dan ini cukup merepotkan kami sebagai pedagang makanan. Pilihannya porsi lauk dan nasi dikurangi sementara harganya tetap,” tutur Sri Sunarti, salah seorang pedagang makanan di lokasi street food Ngawi, kepada Sariagri, Jumat (16/9/2022).

Sri mencontohkan komoditas daging sapi harganya naik, sehingga membuat pedagang mengecilkan ukuran agar tidak merugi.

“Untung sedikit gak apa-apa asal bisa untuk bertahan hidup dan roda usaha tetap bisa muter. Daging iga sapi ini sebelum BBM naik masih sekitar Rp50.000, sekarang sudah naik menjadi Rp80.000 per kilogram. Makanya potongannya dikecilin,” imbuhnya serasa menunjukan daging iga yang dipotong-potong.

Selain ukuran lauk, lanjutnya, porsi nasi juga dikurangi. Sedangkan harga sop iga masih tetap dijual ke konsumen Rp25.000 per porsi.

Pernyataan Sri Sunarti dibenarkan, Deni Hendarto, pemilik stan kuliner soto ayam. Menurutnya, pasca kenaikan harga BBM, daya belanja masyarakat kembali melemah, sehingga ia sependapat untuk tidak menaikan harga jual makanan.

“Kalau dulu, saya biasa memanjakan pelanggan dengan porsi soto dalam mangkok yang membumbung harga murah Rp7.000, sekarang saya turunkan jadi sewajarnya dengan harga tetap. pengurangan porsi ini dikarenakan bahan masakannya semua naik imbas mahalnya harga BBM,” beber Deni Hendarto.

Para pedagang sangat berharap kepada pemerintah untuk segera stabilkan harga bahan pokok agar mereka bisa berjualan normal kembali.

“Ya, harapannya pak Jokowi bisa menurunkan harga bahan pokok pangan agar terjangkau dan masyarakat juga tidak keberatan dengan makanan yang dibeli,” tandasnya.

Video Terkait