Perajin Tahu Tempe Resah, Begini Jawaban Mendag Zulhas

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan merespon kegelisahan perajin tahu dan tempe. (Sariagri/Arief L)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 30 September 2022 | 12:45 WIB

Menanggapi keresahan para perajin tempe dan tahu, akibat kenaikan harga bahan baku kedelai impor, Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan RI akan memberikan subsidi sebesar Rp1.000 per kilogram.  

 “Subsidi Rp1.000 itu dilakukan untuk mengatasi kenaikan harga komoditas kedelai impor di pasaran yang saat ini terjadi. upaya ini bertujuan membantu pengusaha tahu dan tempe tradisional yang disalurkan melalui koperasi produsen tempe tahu indonesia atau kopti, “ tutur Zulhas ketika ditemui Sariagri seusai memberikan kuliah umum di Kampus Universitas Muhammadiyah Surabaya, Kamis (29/9/2022).

Mendag Zulhas menegaskan pihaknya memberikan subsidi untuk mengintervensi tingginya harga kedelai impor sebagai bahan baku tahu dan tempe. Sehingga diharapkan dapat meringankan beban produsen terkait tingginya harga kedelai impor saat ini.

Baca Juga: Perajin Tahu Tempe Resah, Begini Jawaban Mendag Zulhas
Dampak BBM! Harga Kedelai Impor Mahal, Produsen Tahu Naikan Harga

Ia mengatakan berdasarkan data Kementerian Perdagangan, harga kedelai per 26 september 2022 adalah Rp14.200 per kilogram (kg). Harga kedelai itu diakuinya, naik 14,51 persen dibandingkan harga kedelai pada 24 september 2021 senilai Rp12.400/kg.

 “Kenaikan harga kedelai tertinggi terjadi pada tahun 2021 atau sekitar 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya, “ tandasnya.

Video Terkait