Kacau! Ini Penyebab Harga Beras Dunia Naik

Ilustrasi Beras (Pixabay)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 10 Oktober 2022 | 18:00 WIB

Sariagri - Badan Pangan Dunia (FAO) menyatakan, harga beras internasional melonjak sejak tiga bulan terakhir. Menurut FAO, kenaikan harga dipicu oleh pembatasan ekspor India dan cuaca buruk yang terjadi di sejumlah negara.

Di tengah kenaikan harga beras dunia, FAO mencatat indeks harga pangan turun ke level 136,3 point pada September 2022, dibandingkan pada Agustus 137, 9 yang tercatat pada Agustus 2022. Akan tetapi, tidak semua kelompok komoditas mengalami penurunan indeks harga.

Mengutip dari laman FAO, indeks harga minyak nabati, gula, daging, dan produk susu dan olahannya (dairy) memang turun, namun harga biji-bijian dunia masih naik terutama beras. Catatan FAO menyebutkan, harga beras menyentuh 110,9 pada September. Hal ini menjadi yang tertinggi sejak 18 bulan terakhir atau Maret 2021.

"Kenaikan harga beras dikarenakan adanya kebijakan ekspor India," tulis FAO.

"Penurunan produksi beras sejak September dikarenakan cuaca musim panas dan suhu tinggi di Cina serta banjir di Pakistan," tambahnya.

Baca Juga: Kacau! Ini Penyebab Harga Beras Dunia Naik
Ekspor Pertanian Naik di 2022 Capai 3,05 Miliar Dolar AS

Sebagai tambahan informasi, India adalah eksportir beras terbesar di dunia dengan kontribusi sebesar 40 persen pada perdagangan beras global. Pada 2021, total ekspor beras India mencapai 21,5 juta ton.

Disisi lain, banjir yang melanda Pakistan membuat ladang padi tidak bisa produksi maksimal, hingga terancam gagal panen. Diprediksi hasil panen padi di Pakistan turun menjadi 8,3 juta ton pada 2022-2023 dari tahun sebelumnya 9,1 juta ton.