Harga Kedelai Impor Tembus Rp14.000, Pabrik Tahu Rugi Jutaan Rupiah

Pabrik tahu. (Sariagri/Arief L)

Editor: Dera - Kamis, 17 November 2022 | 11:00 WIB

Sariagri -  Mahalnya harga kedelai impor membuat sejumlah pabrik tahu di wilayah Gresik, Jawa Timur mengalami kerugian. Pemilik pabrik tahu pun terpaksa menaikan harga jual dan menurunkan beban produktivitas demi menekan kerugian yang dialami.

Kusman, pemilik pabrik tahu di Desa Domas, Kecamatan Menganti, Gresik mengeluhkan harga bahan baku utama kedelai impor yang saat ini sudah menembus Rp14.000 per kilogramnya. Ia mengaku, imbas kenaikan harga kedelai membuat omzetnya menurun hingga 40 persen lebih.

"Sejak UD Megah Jaya berdiri tahun 1998, baru kali ini omzet terus-terusan turun hingga 40 persen lebih dan ini mengancam kelangsungan hidup usaha tahu, terutama nasib pekerja saya,” keluh Kusman kepada Sariagri, Kamis (17/11/2022). 

Meski omzet dan produksi menurun, ia menyebutkan tidak akan merumahkan pegawainya.

Baca Juga: Harga Kedelai Impor Tembus Rp14.000, Pabrik Tahu Rugi Jutaan Rupiah
Perajin Tempe di Lampung Menjerit, Harga Kedelai Tembus Rp14 Ribu per Kg



"Saya biasanya menghabiskan bahan baku kedelai impor per hari itu 2 ton, sekarang turun menjadi 1,3 ton atau dikurangi 700 kilogram.  Langkah ini terpaksa dilakukan untuk menekan kerugian. Mesti tidak untung, saya tetap mempertahankan pegawai yang jumlahnya mencapai 50 orang,” bebernya.

Upaya menurunkan bahan produksi juga dilakukan Iswati, pemilik pabrik tahu di Desa Gading Watu, Kecamatan Menganti, Gresik. Dampak kenaikan harga tahu dari semula Rp10.500, lalu naik menjadi Rp12.000 dan sekarang Rp14.000/kg, membuat usahanya mulai kelimpungan.

"Bagaimana tidak kelimpungan, setiap dua pekan saya harus menanggung rugi Rp7 juta. dalam sehari, pabrik harus memasak 100 kali, dengan kebutuhan bahan baku kedelai 2 ton. Sekarang saya turunkan menjadi 1,5 ton. Sudah tidak mampu jika dipaksakan,” ujarnya.

Selain menurunkan beban produksi, langkah lainnya yang ditempuh adalah dengan menaikan harga jual tahu per box sebesar Rp20.000.

"Minggu lalu per 6 sampai 8 kap atau box biasa dihargai Rp260.000 sekarang sudah naik menjadi Rp280.000. Kalau bisa harga kedelai impor kembali ditekan, idealnya harga kedelai dibawah 10.000, biar kami bisa menikmati untung,” harapnya.