Punya Peluang Besar, Mendag Permudah Akses Ekspor Buah Naga Asal Banyuwangi

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan bersama Paguyuban Petani Buah Naga (Panaba). (Dok.Humas Kemendag)

Editor: Dera - Rabu, 23 November 2022 | 20:30 WIB

Sariagri - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan memastikan keberpihakan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani, salah satunya dengan mengembangkan potensi daerah dan mempermudah akses ekspor buah naga agar bisa dipasarkan ke pasar global.

"Potensi buah naga di Banyuwangi akan diperkuat secara nasional dan bisa mendunia. Diperlukan kolaborasi semua pihak dalam mendukung petani agar berkembang," ucap Mendag Zulkifli Hasan dalam keterangan tertulisnya. 

Pria yang akrab disapa Zulhas tersebut  mengungkapkan, Kemendag bersama instansi lain yang terkait akan terus bekerja sama dalam melakukan fasilitasi untuk peningkatan akses pasar produk dalam negeri. Kemendag akan berkolaborasi antarinstansi dalam memberikan bantuan dalam meningkatkan industri olahan buah naga.

"Kemendag akan memfasilitasi produk petani agar dapat diekspor ke luar negeri karena kalau hanya mengandalkan pasar lokal harga produk petani bisa fluktuatif. Petani juga harus membuat perkumpulan agar industri agro semakin berkembang," imbuh Mendag. 

Baca Juga: Punya Peluang Besar, Mendag Permudah Akses Ekspor Buah Naga Asal Banyuwangi
RI Ekspor Ikan Sarden Senilai 2,7 Juta Dolar AS ke Australia

Hal ini ditegaskan Mendag Zulkifli Hasan saat berdialog dengan Paguyuban Petani Buah Naga (Panaba) di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur pada hari ini, Selasa (22/11/2022). Usai berdialog, Zulhas juga melakukan pelepasan truk pengiriman buah alpukat dan buah naga. Truk tersebut akan melakukan pengiriman ke wilayah Surabaya, Jawa Timur dan Jakarta.

Melansir laman resmi Kemendag, Kabupaten Banyuwangi merupakan daerah pemasok buah naga terbesar di Indonesia. Wilayah di ujung Pulau Jawa ini memiliki lahan perkebunan buah naga sekitar 3.786 hektare dan mampu menghasilkan sekitar 82.544 ton per tahun

Video Terkait