Jelang Natal dan Tahun Baru, Mendag Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengunjungi Pasar Rasamala di Semarang, Jawa Tengah. (Dok.Humas Kemendag)

Editor: Dera - Jumat, 2 Desember 2022 | 20:15 WIB

Sariagri - Jelang Natal dan Tahun Baru, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan memastikan stok barang kebutuhan pokok aman. Kemendag juga akan terus memantau perkembangan stok bapok di seluruh Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Mendag saat mengecek harga dan ketersediaan bahan pokok, Jumat (2/12/2022) di Pasar Rasamala, Semarang, Jawa Tengah.

“Kami datang ke sini untuk mengecek secara langsung harga dan ketersediaan bapok. Stok bapok menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) dijamin cukup, masyarakat tidak perlu khawatir," ujar Mendag dalam keterangan tertulisnya. 

Pria yang akrab disapa Zulhas tersebut menjelaskan, harga komoditas bawang, cabai merah keriting, dan tempe terpantau stabil. Komoditas daging ayam harganya turun dibandingkan minggu lalu menjadi Rp32.000/kg dari Rp35.000/kg. Selain itu, beras Bulog dijamin akan selalu ada di harga Rp9.450/kg.

Melansir laman resmi kemendag.go.id, terdapat komoditas dengan harga stabil seperti gula pasir Rp13.500/kg, Minyakkita (Rp14.000/liter), minyak goreng kemasan (Rp18.000/liter), daging sapi (Rp140.000/kg), daging ayam ras (Rp32.000/kg), bawang merah (Rp33.000/kg), dan bawang putih (Rp25.000/kg).

Sementara beberapa komoditas yang harganya naik yaitu telur ayam ras Rp30.000/kg yang sebelumnya Rp28.000/kg, cabai merah keriting (Rp30.000/kg dari Rp25.000/kg), cabai rawit merah (Rp45.000/kg dari Rp35.000), serta minyak goreng curah (Rp14.400/liter dari Rp13.500/liter).

Pihaknya juga menambahkan, meskipun ada beberapa komoditas yang harganya naik, tetapi secara keselurahan inflasi kita secara year on year/YoY bulan November turun menjadi 5,42 persen dari sebelumnya sebesar 5,72 persenbulan Oktober lalu.Selain itu, inflasi pangan bergejolak bulan November deflasi 0,22persenmelanjutkan tren deflasi bulan Oktober lalu sebesar 1,62 persen.

Baca Juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Mendag Pastikan Stok Bahan Pokok Aman
Mendag Beberkan Harga Kebutuhan Pokok Alami Kenaikan, Ini Rinciannya

“Jika ada komoditas yang naik di atas 5 persen, pemerintah daerah akan turun langsung untuk membiayai ongkos distribusinya. Misalnya, komoditas telur yang berasal dari Blitar. Nantinya, pemerintah daerah akan membiayai ongkos distribusi tersebut sehingga harganya bisa tetap stabil," ungkap Zulhas. 

"Dana ini diambil 2 persen dari dana cadangan untuk subsidi kebutuhan barang pokok sehari-hari. Selain itu, Kemendag juga selalu melakukan koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri dalam upaya menjaga harga dan stok bapok aman terkendali," tutupnya.