Jelang Nataru, Pemprov DKI Komitmen Jaga Stabilitas Harga Pangan

Ilustrasi pasar tradisional. (foter)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 5 Desember 2022 | 20:15 WIB

Sariagri - Menjelang Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen menjaga stabilitas harga pangan. Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata Marullah Matali mengatakan bahwa pihaknya akan terus memonitor pergerakan harga pangan di Jakarta.

"Kita memonitor terus yang terkait dengan inflasi di daerah tiap Minggu kita memonitor ini bersama-sama dengan pemerintah," kata Marullah kepada awak media di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (5/12/2022).

Marullah menyampaikan, untuk mengantisipasi adanya kenaikan harga pangan, Pemprov DKI bakal melakukan sejumlah kegiatan, termasuk menggelar pasar murah. Selain itu, Marullah menyebutkan kegiatan-kegiatan lainnya di Jakarta akan melibatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Terkait dengan inflasi itu beberapa kegiatan-kegiatan yang terkait adalah seperti pelaksanaan pasar murah. Kalau di Jakarta mungkin ada kegiatan yang cukup banyak dan ini melibatkan SKPD atau OPD terkait,” terangnya.

Marullah berharap stabilitas harga dapat dijaga selama Natal dan Tahun Baru, sehingga warga Jakarta mendapatkan harga yang bagus terutama dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru.

Diwartakan sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Suharini Eliawati mengatakan, menjelang Nataru ada peningkatan kebutuhan pangan sekitar 0,76 persen hingga 12,72 persen dibanding bulan biasa.

Baca Juga: Jelang Nataru, Pemprov DKI Komitmen Jaga Stabilitas Harga Pangan
Jelang Lebaran, Harga Telur dan Daging Ayam Mulai Merangkak Naik

"Komoditi pangan yang terpantau mengalami kenaikan harga adalah beras dan telur ayam. Kenaikan harga beras dikarenakan naiknya harga GKP di tingkat petani, sedangkan harga telur naik dikarenakan permintaan yang tinggi sehingga stok yang ada di peternak berkurang," ucapnya, Sabtu (3/12).

Lebih lanjut, Suharini menyampaikan Pemprov DKI akan melakukan sejumlah upaya untuk memastikan pangan menjelang Nataru aman. Dia menjelaskan upaya Pemprov DKI di antaranya mengoptimalkan peran BUMD Pangan dalam kerja sama antardaerah dan menyelenggarakan kegiatan pasar murah-bazar pangan di wilayah yang bekerja sama dengan Bulog, Badan Pangan Nasional, serta para pelaku usaha dan organisasi perangkat daerah (OPD).