Kandungan Gizi Tepung Ampas Kelapa, Pikat Pasar Global

Ilustrasi Tepung (Antara)

Editor: M Kautsar - Jumat, 23 April 2021 | 18:30 WIB

SariAgri - Buah kelapa sebagai bahan dasar pembuatan minyak kelapa yang diolah sedemikian rupa tentunya menghasilkan limbah yaitu ampas kelapa. Tetapi, ampas yang sering dianggap sampah tersebut ternyata dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan tepung.

Ampas kelapa diketahui memiliki kandungan serat yang tinggi. Hasil pengolahan ampas kelapa menjadi tepung dapat diaplikasikan ke proses pembuatan produk berbahan dasar tepung sehingga akan didapatkan produk yang berserat tinggi.

Tepung ampas kelapa mengandung karbohidrat dalam jumlah yang lebih rendah sekitar 33 persen, protein sebesar 5,7 persen, dan kandungan lemaknya sekitar 38 persen. 

Tepung ampas kelapa dapat dijadikan sebagai sumber pangan fungsional karena masih mengandung gizi.

Tepung ampas kelapa sendiri merupakan produk olahan kelapa yang digemari di pasar global. Sehingga ekspor bukan hanya dalam bentuk kelapa bulat.

Di Cina, tepung ampas kelapa ini digunakan dalam pembuatan kue, permen dan produk olahan lainnya.

Di tengah pandemi Covid-19, ekspor tepung ampas kelapa Indonesia ke luar negeri tetap eksis. Pada periode Januari hingga April 2020 data sistem perkarantinaan pertanian, IQFAST menunjukkan ekspor tepung ampas kelapa mencapai 469.720 ton senilai Rp4,86 miliar.

Dikutip dari laman Facebook Badan Karantina Pertanian (Barantan) sebanyak 20.000 kilogram tepung ampas kelapa asal Palembang senilai 103 juta rupiah telah dilakukan pemeriksaan fisik dan kelengkapan dokumen untuk diekspor ke Cina.

Kepala Karantina pertanian Palembang, Hafni Zahara menyampaikan bahwa berharap ekspor produk olahan kelapa semacam itu dapat menambah devisa negara dan mendorong program Gratieks dan mensejahterakan para petani kelapa.

Video Terkait