Larangan Mudik Tingkatkan Pesanan Hampers Kue di Yogyakarta

Kue cupcake hampers lebaran produksi rumah tangga di Yogyakarta (Sariagri/Rizky N)

Penulis: Arya Pandora, Editor: M Kautsar - Selasa, 18 Mei 2021 | 16:50 WIB

SariAgri -  Kebijakan larangan mudik yang kembali diterapkan pemerintah pada hari raya Idul Fitri tahun ini ternyata membawa berkah tersendiri bagi perajin hampers kue lebaran di kota Yogyakarta.

Salah satunya seperti yang dirasakan produsen kue basah cupcake story yang digawangi oleh tiga orang sahabat ibu-ibu muda yakni Tako Mintardja, Leonie Maria, Ruth Melita yang mengaku pemesanan kue basahnya mengalami peningkatan penjualan selama hari raya.

Momentum lebaran ditengah kebijakan larangan mudik dimanfaatkan mereka dengan membuat kue karakter khas lebaran yang dikemas dalam paketan hampers sehingga mudah dijadikan bingkisan untuk dikirimkan langsung ke sanak saudara yang saat ini tidak dapat mudik karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Produksi Kue lebarannya pun dibuat semenarik mungkin dengan lapisan ornamen khas islami dengan topping berbentuk ketupat, kalung tasbih maupun tulisan ucapan selamat lebaran dengan kalimat ‘eid mubarok’.

Tako Mintardja mengungkapkan, kue karakter lebaran ini sengaja dibuat semenarik mungkin bersama dua sahabatnya dengan tujuan agar momentum lebaran ini pelanggannya masih dapat mengirimkan bingkisan sebagai penyambung silaturahmi ditengah larangan mudik ke sanak saudara.

“Lebaran ini kita ingin berbuat sesuatu, apalagi sekarang kan gak bisa mudik, tetapi silaturahmi harus tetap terjaga salah satunya dengan hampers yang dibuat dengan sepenuh hati, untuk tetap menjaga silaturahmi itu kami bikin hampers dengan beragam isian cupcake yang menarik, dan Alhamdulillah responnya sangat baik dan banyak diminati, bahkan pesanan yang datang juga berasal dari kerabat kraton Yogyakarta,” ungkap Tako

Baca Juga: Larangan Mudik Tingkatkan Pesanan Hampers Kue di Yogyakarta
Wow! Punuk Nanas Bisa Diolah Jadi Jajanan Stik Susu

Dalam prosesnya, kue yang dibikin dengan bahan seperti tepung terigu, telur, margarine, susu bubuk, gula garam dan vanilla yang seluruhnya dicampur dalam satu adonan, selanjutnya masukan ke dalam cetakan dan di oven selama 25 menit dengan suhu 180 derajat celcius. Usai kue matang, selanjutnya membuat dekorasi berbagai ornamen khas lebaran dengan bahan fondant.

Selama Lebaran ini, setidaknya Cupcake Story ini mampu menjual sebanyak 150 kue basah lebaran dengan harga per paketnya mulai dari 100 hingga 300 ribu rupiah.

Video Terkait