Alasan Pelaku Usaha Sarang Burung Walet Indonesia Sasar Ekspor ke Pasar AS

Produk sarang burung walet Indonesia (Barantan)

Editor: Reza P - Sabtu, 26 Juni 2021 | 23:00 WIB

SariAgri - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) menyebutkan persyaratan teknis ekspor untuk komoditas sarang burung walet (SBW) ke Amerika Serikat lebih mudah dibandingkan ke negara tujuan ekspor Asia, khususnya Cina atau Hongkong.

"Hal ini tentu menjadi peluang yang dapat direbut oleh pelaku usaha SBW di tanah air, terlebih Amerika Serikat adalah negara tujuan ekspor non migas ke-2 terbesar kita setelah Cina," ujar Kepala Badan Karantina Pertanian, Bambang dalam webinar Internasional Dissemination Conference (IDC).

Bambang mengatakan dengan daya beli masyarakat Amerika Serikat yang tergolong tinggi, peluang pasar SBW terbuka lebar. Terlebih, lanjut dia, persyaratan sanitari dan fitosanitarinya relatif lebih sederhana dan mudah.

Salah satu eksportir SBW ke Amerika Serikat, Dian Rochayati Sri Utami menyebutkan bahwa kemudahan persyaratan teknis ini menjadi salah satu alasan pihaknya untuk membidik pasar di sana.

"Sangat jauh lebih longgar dan mudah, dibandingkan masuk pasar Cina. Ini yang membuat kami fokus untuk memenuhi permintaan Costco, perusahaan grosir besar disana," jelasnya.

Sementara itu Atase Pertanian di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Washington DC, Hari Edi Soekirno mengungkapkan melalui kebijakan pemerintah yang menjadikan SBW bersama porang menjadi komoditas super prioritas ekspor, pihaknya akan memberikan dukungan penuh.

“Perlu diakui konsumen utama sarang walet ini adalah orang Asia atau warga keturunan Cina yang tinggal di Amerika Serikat dan sekitarnya. Untuk meningkatkannya, kita perlu melakukan promosi yang intensif agar makin tumbuh pasarnya khususnya dari warga Amerika sendiri," jelasnya.

Baca Juga: Alasan Pelaku Usaha Sarang Burung Walet Indonesia Sasar Ekspor ke Pasar AS
Dubes Indonesia Ungkap Hambatan Komoditas Unggulan Ekspor Indonesia ke Cina

Untuk diketahui, dalam mengekspor SBW ke AS tidak diperlukan persyaratan kadar nitrit dengan angka tertentu, hanya cukup dengan memberikan perlakuan pemanasan atau heat treatment sebesar 74 derajat Celcius saja.

Berdasarkan data pada sistem perkarantinaan, IQFAST hingga 20 Mei 2021, Barantan telah mensertifikasi ekspor SBW tujuan negeri Paman Sam ini sebanyak 13.5 ton.

Video Terkait