Fantastis! Ekspor Sarang Burung Walet Kalbar Sentuh Angka Rp1,2 Triliun

Mentan Syahrul ketika meninjau sarang burung walet di Kalbar. (Humas Barantan)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 17 September 2021 | 14:30 WIB

Sariagri - Kementerian Pertanian (Kementan) tengah mendorong ekspor dua komoditas pertanian unggulan salah satunya adalah sarang burung walet (SBW). Karantina Pertanian Pontianak mencatat sepanjang tahun 2021, 257 kilogram SBW dengan nilai Rp 4,7 miliar diekspor kelima negara diantaranya Inggris, Taiwan, Philipina, Singapura, dan China.

Potensi sarang burung walet di Kalimantan Barat (Kalbar) sangat tinggi. Berdasarkan data pada sistem perkarantinaan, IQFAST, menunjukkan pengiriman domestik keluar Kalbar terhitung dari Januari hingga Agustus 2021, telah mencapai volume 124 ton atau senilai Rp 1,2 triliun.

“Demi menjamin kualitasnya, kami melakukan pembinaan dalam tempat pemrosesan sarang burung walet dan juga melakukan registrasi rumah walet untuk menjamin ketelusurannya,” ujar Kepala Karantina Pertanian Pontianak, Amir Hasanuddin, dikutip dari Badan Karantina Pertanian (Barantan), Jumat (17/9/2021).

Amir mengatakan bahwa sebanyak 107 rumah walet dari tujuh perusahaan di Kalbar yang telah teregistrasi dan satu perusahaan eksportir yang memiliki rumah proses walet sudah teregistrasi Barantan untuk ekspor tujuan Tiongkok.

Penilaian tersebut, kata Amir, dilakukan sesuai dengan standar internasional, yaitu penjaminan kesehatan SBW yang bebas dari Avian Influenza (AI) maupun bahaya biologi, kimia, dan fisik, melalui rantai ekspor yang dapat ditelusuri.

“Sarang burung walet yang diekspor harus memiliki jaminan mutu dan bebas dari penyakit serta cemaran kimia sesuai dengan persyaratan negara tujuan,” katanya.

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), sejak tahun 2016, nilai ekspor SBW Indonesia terus tumbuh hingga mencapai 540 juta US dolar di tahun 2020, di mana Tiongkok menjadi negara tujuan utama yaitu hampir 78 persen.

“Kedepan, melalui penilaian dan peregistrasian terhadap rumah walet di Provinsi Kalbar ini, diharapkan SBW yang diekspor memiliki kualitas tinggi dengan standar internasional," kata Kepala Barantan, Bambang.

Baca Juga: Fantastis! Ekspor Sarang Burung Walet Kalbar Sentuh Angka Rp1,2 Triliun
Alasan Pelaku Usaha Sarang Burung Walet Indonesia Sasar Ekspor ke Pasar AS

Bambang menambahkan sesuai arahan Presiden Joko Widodo kepada Menteri Pertanian bahwa komoditas sarang burung walet diharapkan dapat lebih maksimal lagi untuk dijadikan sebagai komoditas andalan baru di Kalbar.

"Baik pemerintah pusat dan daerah sepenuhnya mendukung dan mempersiapkan berbagai langkah secara maksimal untuk mewujudkan komoditas sarang burung walet Kalbar cemerlang di mata mancanegara," pungkasnya.

 Video terkait:

Video Terkait