Kemendag Targetkan Total Transaksi TEI ke-36 Capai 1,5 Miliar Dolar AS

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.(Dok.Kemendag)

Editor: Arif Sodhiq - Senin, 27 September 2021 | 13:30 WIB

Sariagri - Pertumbuhan ekspor Indonesia dipengaruhi pemulihan ekonomi global dan meningkatnya permintaan dari negara-negara mitra dagang. Trade Expo Indonesia ke-36 (TEI-36) menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekspor nasional.

“Dengan mengangkat tema besar Reviving Global Trade diharapkan TEI ke-36 edisi digital ini dapat menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali perdagangan global yang sempat mengalami kelesuan akibat COVID-19,” ujar Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi saat launching TEI-36 di Jakarta, Senin (27/9/2021)..

Lutfi mengungkapkan, beberapa hal perbedaan TEI ke-36 kali ini dengan TEI tahun lalu. Salah satunya kemudahan dan kenyamanan yang diberikan melalui platform interaktif baru dalam format e-catalog Platform ini telah sebelumnya diadopsi pameran secara digital di Jerman dan negara maju lainnya.

“Dengan demikian kegiatan interaktif antara seller dan buyer berjalan lebih efisien dan efektif,” kata Lutfi.

Pada TEI ke-36 tahun ini, lanjut Lutfi, juga akan ada forum khusus terkait industri halal yang belum pernah dilakukan pada TEI sebelumnya.

“Salah satu hal yang berbeda yang saya banggakan pada TEI tahun ini yaitu untuk pertama kalinya akan dilaksanakan forum khusus terkait industri halal yaitu halal trade forum,” kata Lutfi.

Lutfi menegaskan pelaksanaan forum industri halal pada TEI kali ini menjadi upaya nyata dalam menjadikan Indonesia sebagai pusat industri halal dunia serta menjadi kiblat fashion muslim dunia.

Dia menambahkan, Kemendag optimistis TEI ke-36 tahun ini akan diikuti 1000 perusahaan serta dihadiri 500 ribu visitor dan buyer mancanegara. Selain itu juga dapat mencapai target transaksi yang lebih besar hingga 1,5 miliar dolar AS. 

“Kami berharap TEI selalu menjadi agenda rutin dan utama bagi seluruh buyer mancanegara untuk mencari produk Indonesia dan partner dagang yang tepat. Selain itu kami berharap TEI menjadi pameran dagang B2B terbesar di Asia yang selalu dinantikan,” pungkas Lutfi.

Mendag menambahkan TEI tahun ini akan tetap dilaksanakan secara digital, mengingat pandemi COVID-19 masih terus berlangsung secara global.

Baca Juga: Kemendag Targetkan Total Transaksi TEI ke-36 Capai 1,5 Miliar Dolar AS
Ini Tantangan Perlindungan Data Pribadi Konsumen dalam Perdagangan Digital

“Dalam kondisi Pandemi COVID-19 kegiatan mobilitas manusia berkurang secara drastis, sehingga kegiatan promosi, pameran, misi dagang dan berbagai pertemuan bisnis yang dilakukan sebelumnya secara fisik kini harus dilakukan secara lebih inovatif. Pemanfaatan teknologi informasi menjadi sangat vital, oleh karena itu Kementerian Perdagangan menghadirkan Trade Expo Indonesia yang ke-36 secara digital,” kata Lutfi. 

Untuk diketahui, TEI ke-36 Digital Editions akan dilaksanakan secara interaktif pada 21 Oktober - 4 November 2021. Sementara showcase akan terus berlangsung hingga 20 Desember 2021.

Video terkait:

 

Video Terkait