Eksportir Asal Gorontalo, Perdana Kirim Santan Ke Cina

Ilustrasi - Santan kelapa.(Pxfuel)

Editor: M Kautsar - Selasa, 28 September 2021 | 19:00 WIB

Sariagri - Untuk pertama kalinya eksportir baru yaitu PT Millenium Agroindo Selebes asal Gorontalo berhasil mengekspor produk olahan kelapa berupa santan sebanyak 24,3 ton yang akan memenuhi pasar negeri Tirai Bambu.

"Kami mencatat produksi olahan kelapa asal Gorontalo selama kurun waktu dua tahun terakhir produktivitasnya meningkat dan kualitasnya terjaga, sehingga makin laris di pasar dunia," ujar Kepala Karantina Pertanian Gorontalo, Muhamad Sahrir seperti dikutip dari Badan Karantina Pertanian (Barantan).

Sahrir mengungkapkan bahwa produk santan tersebut dikemas menjadi 1.344 karton dalam bentuk santan beku atau frozen coconut milk, dan diberangkatkan melalui Pelabuhan Anggrek, Gorontalo Utara.

Menurut Sahrir, sejak dua tahun terakhir produk santan asal Gorontalo telah diekspor. Tercatat, kata dia, tahun 2020 sebanyak 146 ton santan milik PT RC dengan nilai ekonomi mencapai Rp146 miliar berhasil penuhi pasar Cina dan Thailand.

Eksportir asal Gorontalo untuk pertama kali kirim santan ke Cina. (Foto: Barantan)
Eksportir asal Gorontalo untuk pertama kali kirim santan ke Cina. (Foto: Barantan)

Sedangkan untuk tahun 2021, lanjut dia, hingga bulan Agustus ini eksportir yang sama telah membukukan ekspor dengan total volume sebanyak 749,4 ton dengan nilai ekonomi mencapai Rp13,6 miliar.

"Peningkatannya sangat signifikan, kedepan kami berharap santan Gorontalo dapat menembus negara tujuan ekspor lainnya, dan kami siap mengawal," jelasnya.

Baca Juga: Eksportir Asal Gorontalo, Perdana Kirim Santan Ke Cina
Beri Angin Segar, Ekspor Kayu Manis ke 10 Negara Tembus Rp40,73 Miliar

Sementara itu, Kepala Badan Karantina Pertanian, Bambang mengapresiasi ekspor perdana santan dengan eksportir baru ke Cina.

"Sudah bagus, yang diekspor adalah produk olahan. Agar makin banyak nilai tambah yang kita dapat," tuturnya.

"Ekspor bukan hanya soal angka, namun ini juga kebanggaan bangsa. Saya percaya dengan terus bersinergi kita mampu mencapai target nilai ekspor sebanyak tiga kali lipat di tahun 2024," pungkasnya.

Video Terkait