Kemendag Ingin Cetak Banyak Eksportir Baru dari Kalangan Milenial

Kemendag gelar Export Master Class Training untuk milenial.(Kemendag)

Editor: Arif Sodhiq - Selasa, 19 Oktober 2021 | 12:30 WIB

Sariagri - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggelar ‘Export Master Class Training’ guna memperbanyak pelaku usaha yang memiliki kemampuan ekspor dari kalangan milenial. Produk yang diusung peserta antara lain kopi, makanan dan minuman, kerajinan tangan, gula aren, boga bahari, porang, virgin coconut oil, kayu manis, rempah-rempah dan abon. 

Kegiatan itu diikuti 25 peserta yang sebagian besar merupakan pelaku usaha dari Kalangan milenial.  Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Dirjen PEN) Kemendag, Didi Sumedi mengatakan pihaknya terus berupaya mendorong pelaku usaha optimistis dan jeli melihat peluang pasar ekspor di tengah keterbatasan akibat pandemi COVID-19.

“Kali ini, kami menyasar para pelaku usaha khususnya dari kalangan milenial agar semakin terdorong menjadi eksportir andal produk-produk Indonesia ke mancanegara,” kata Didi Sumedi, Senin (18/10/2021).

Didi berharap para pelaku usaha dari kalangan milenial dapat memanfaatkan program dan layanan ekspor di Ditjen PEN seperti layanan informasi pasar ekspor, peningkatan kapasitas SDM ekspor, pengembangan desain produk, dan promosi ekspor.

“Para pelaku usaha juga bisa mendapatkan informasi peluang pasar ekspor dari para perwakilan perdagangan di negara akreditasi,” kata Didi Sumedi.

Sementara itu, Kepala Balai Besar PPEI Kemendag Heryono Hadi Prasetyo mengatakan, pelatihan ekspor diharapkan bisa meningkatkan kapasitas eksportir milenial.

“Melalui ‘Export Master Class Training’ ini, Kemendag berharap semakin banyak pelaku usaha dari kalangan milenial yang mengetahui serta memahami proses dan dokumen ekspor, sehingga mampu memanfaatkan informasi tersebut untuk menjadi eksportir,” jelas Heryono.

Baca Juga: Kemendag Ingin Cetak Banyak Eksportir Baru dari Kalangan Milenial
Produk Batu Alam Asal Sukabumi Jadi Primadona di Pameran di Mexico City

Heryono saat membuka ‘Export Master Class Training’ yang telah berlangsung 16-17 Oktober 2021 menambahkan, PPEI terus memberikan pelayanan kepada pelaku usaha dan masyarakat umum untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang ekspor agar dapat mendorong peningkatan ekspor nasional.

“Terdapat dua program utama di PPEI, yaitu program pelatihan ekspor dan program pendampingan ekspor (export coaching program). Selain itu, terdapat layanan lain yaitu Obrolan Ekspor via layanan streaming YouTube yang membahas kiat, strategi, dan hal-hal yang berkaitan dengan ekspor. Kegiatan-kegiatan PPEI dapat diikuti oleh pelaku usaha dan masyarakat umum,” kata Heryono.

Video terkait:

 

Video Terkait