Trade Expo Indonesia Digital Edition 2021 Ajang untuk Hidupkan Kembali Perdagangan Global

Direktur Pengembangan Produk Ekspor, Kementerian Perdagangan (Kemendag), Miftah Farid. (Tangkapan layar)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:50 WIB

Sariagri - Direktur Pengembangan Produk Ekspor, Kementerian Perdagangan (Kemendag), Miftah Farid mengatakan pada triwulan II-2021 pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 7,7 persen. Pertumbuhan tersebut dikontribusi oleh beberapa sektor yaitu ekspor, furniture, investment dan penjualan konsumsi rumah tangga.

“Ekspor kontribusinya cukup besar yaitu 1,78 persen. Di sektor perdagangan sendiri pemulihan ditandai dengan pertumbuhan ekspor yang sangat memuaskan yaitu ekspor non migas khususnya Januari-September cukup tinggi yaitu 40,38 persen,” ujarnya dalam konferensi pers Trade Expo Indonesia Digital Edition 2021, Selasa (19/10/2021).

Miftah menjelaskan dalam memanfaatkan momentum pertumbuhan tersebut, dibuatlah Trade Expo Indonesia Digital Edition 2021 untuk meningkatkan promosi produk dan jasa expor Indonesia melalui pameran virtual yang memenuhi kriteria sehat, aman, dan produktif.

“Ini merupakan ajang promosi tahunan berskala internasional yang menampilkan produk dan jasa terbaik Indonesia yang berorientasi pasar ekspor. Tahun ini trade expo merupakan yang ke-36, diselenggarakan pada tanggal 21 Oktober-4 November yang interaktif, sementara yang showcase terus berlangsung hingga 20 Desember tahun ini,” tambahnya.

Miftah mengungkapkan bahwa melalui pegelaran trade expo tahun ini pihaknya akan berkontribusi pada hidupnya kembali perdagangan global yang sempat mengalami kelesuan akibat pandemi COVID-19. Untuk mencapai tujuan tersebut, kata dia, dilakukan perbaikan terhadap trade expo di tahun ini.

“Pertama, trade expo tahun ini akan memberikan kemudahan dan kenyamanan lebih melalui konsep katalog digital (e-katalog), kita belajar dari negara lain, Jerman, UEA mereka melakukan pameran yang efektif,” ucapnya.

Kedua, lanjut dia, adalah penyempurnaan fitur-fitur pada platform trade expo Indonesia. Dikatakannya, penyempurnaan tersebut menjadikan penggunaan website lebih mudah digunakan.

“Ketiga pembaharuan dari segi forum dan waktu yang kita sajikan baru di tahun 2021 ini, pertama akan menghadirkan menteri perdagangan dari mitra kita yaitu Singapur dan Filipina, kedua adanya halal trade forum sebagai upaya mewujudkan Indonesia sebagai pusat fashion muslim,” katanya.

Baca Juga: Trade Expo Indonesia Digital Edition 2021 Ajang untuk Hidupkan Kembali Perdagangan Global
Cetak Eksportir Baru, Kemendag Gandeng Sekolah Ekspor

Mifta menambahkan bahwa angka positivity rate Indonesia terhadap kasus pandemi COVID-19 di bawah angka satu persen. Untuk itu, kata dia, ini bisa menjadi momentum yang baik untuk mempromosikan produk tanah air ke pasar internasional.

“Ada beberapa produk yang memiliki potensi dan kita harus promote dan kita harus lebih intensif lagi misalnya furniture, di mana dalam kondisi pandemi kenaikannya lebih dari 20 persen, nah momentum ini menjadi hal yang harus kita tangkap, dan trade expo Indonesia menjadi instrumen kita mempromote produk Indonesia ke kancah Internasional,” tandasnya.

Video Terkait