Pertama Kali, Indonesia Promosikan Produk Halal dan Fashion Muslim di Trade Expo

Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi dalam pembukaan Trade Expo Indonesia Digital Edition 2021 (Sariagri/Arif Ferdianto)

Editor: Arif Sodhiq - Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:10 WIB

Sariagri - Di tengah tantangan pandemi COVID-19 yang melanda hampir di seluruh dunia selama dua tahun terakhir, pameran dagang terbesar Indonesia (Trade Expo Indonesia ke-36) kembali digelar Kementerian Perdangan (Kemendag) secara digital.

Mengangkat tema ‘Reviving Global Trade’, Kemendag ingin mengupayakan strategi Indonesia untuk menghidupkan kembali perdagangan global sekaligus sebagai terobosan baru bagi pelaku usaha untuk mempromosikan produk-produknya di tingkat dunia.

“Pada Trade Expo kali ini untuk pertama kalinya kami juga akan mempromosikan produk halal dan fashion muslim Indonesia dengan menyediakan platform khusus bagi produk-produk halal Indonesia serta meluncurkan Jakarta Muslim Fashion Week yang akan diselenggarakan secara back to back,” ujar Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi dalam pembukaan ‘Trade Expo Indonesia Digital Edition 2021’, Kamis (21/10/2021).

Melalui promosi produk halal dan fashion muslim, lanjut Lutfi, Indonesia akan diproyeksikan sebagai industri halal dan kiblat mode bagi industri fashion muslim dunia. Dikatakan Lutfi, pasar produk halal dunia sangat menjanjikan, di mana warga muslim dunia diperkirakan membelanjakan lebih dari 2 triliun dolar AS di sektor makanan, farmasi, kosmetik, fashion dan rekreasi.

“Ini adalah peluang yang harus kita manfaatkan dengan baik. Saat ini ekspor Indonesia untuk produk halal diperkirakan sampai 6 miliar dolar atau setara dengan peringkat 21 dunia, sedangkan untuk ekspor fashion muslim diperkirakan sekitar 4,1 miliar dolar AS atau setara dengan 13 terbesar di dunia,” ungkapnya.

Baca Juga: Pertama Kali, Indonesia Promosikan Produk Halal dan Fashion Muslim di Trade Expo
Viral! Yusuf Mansur Bayar Pajak Rp200 Juta per Hari dari Bisnis Kuliner

Mendag Lutifi menambahkan Trade Expo tahun ini diisi 834 pelaku usaha, di mana meningkat dari tahun 2020 lalu yang hanya diikuti 690 pelaku usaha. Dia optimistis transaksi perdagangan pada Trade Expo Indonesia tahun ini akan meningkat dari tahun sebelumnya.

“Transaksi perdagangan pada Trade Expo Indonesia tahun ini akan meningkat, daripada pelaksanaan tahun 2020 yang mencapai 1,3 miliar dolar AS dan mentargetkan transaksi dapat meningkat mencapai 1,5 miliar dolar AS tahun ini,” tandasnya.

Video terkait:

 

Video Terkait