Kemendag Lepas Ekspor Produk Perikanan dan Pertanian Senilai 90 Ribu Dolar AS ke Jepang

lustrasi: Ekspor perdana komoditas perikanan dari Manado, Sulawesi Utara, ke Jepang. (Dok. KKP)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 12 November 2021 | 13:40 WIB

Sariagri - Produk perikanan dan pertanian sebanyak 15 ton dengan nilai mencapai 90 ribu dolar AS asal Sulawesi Utara diekspor ke Jepang. Ekspor dilakukan dengan memanfaatkan rute penerbangan langsung maskapai Garuda Indonesia dari Bandara Sam Ratulangi, Sulawesi Utara menuju Bandara Narita di Jepang.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan, Didi Sumedi mengatakan pelepasan ekspor produk unggulan Sulut ke Jepang tersebut merupakan hasil kerja sama pemerintah pusat, daerah, BUM dan para pelaku usaha.

“Pelepasan ekspor ke Jepang ini merupakan kerja sama pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, para pelaku usaha, dan para pemangku kepentingan sebagai bentuk upaya memperluas pasar produk- produk unggulan Sulawesi Utara ke pasar global, khususnya Jepang,” ungkap Didi Sumedi dalam keterangan resmi, Jumat (12/11/2021).

Didi Sumedi mengatakan bahwa pihaknya terus berkomitmen meningkatkan produk potensial maupun jasa melalui berbagai kegiatan promosi, peningkatan kapasitas pelaku usaha ekspor, pengembangan produk, branding, pelatihan ekspor, informasi pasar ekspor, penjajakan bisnis, dan berbagai program lainnya.

“Hal tersebut dilakukan untuk menjaga surplus neraca perdagangan,” kata Didi Sumedi,

Sementara itu, Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor, Kemendag, Marolop Nainggolan menyebutkan kegiatan ekspor Sulut tersebut merupakan bentuk sosialisasi pemanfaatan rute penerbangan langsung maskapai Garuda Indonesia dari Sam Ratulangi ke bandara Narita di Jepang.

Baca Juga: Kemendag Lepas Ekspor Produk Perikanan dan Pertanian Senilai 90 Ribu Dolar AS ke Jepang
Expo 2020 Dubai Diharapkan Beri Manfaat Optimal Bagi Pertumbuhan Ekonomi RI

Dengan demikian, lanjut Marolop, diharap dapat menarik para pembeli dari luar negeri untuk melakukan kerja sama bisnis dengan pelaku usaha di daerah sehingga dapat meningkatkan perekonomian daerah.

“Kami berharap pelepasan ekspor kali ini juga dapat memperluas penyebaran informasi fasilitas jalur penerbangan langsung untuk cargo dari Manado ke Jepang. Sehingga, semakin banyak pelaku usaha yang dapat memanfaatkannya dan berhasil mewujudkan ekspor 1.000 ton dari Manado ke Jepang hingga 2022," imbuh Marolop.

Video Terkait