Mendag Sebut Kenaikan Harga Telur Ayam Ras Koreksi Menuju Normal

Menteri Perdagangan M Lutfi. (Antara/Ajat Sudrajat)

Editor: Arif Sodhiq - Rabu, 17 November 2021 | 15:30 WIB

Sariagri - Menteri Perdagangan (Mendag) M Lutfi mengungkapkan perkembangan harga bahan pokok jelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Selain minyak goreng, komoditas lain yang harganya naik adalah telur ayam ras dan cabai merah.

"Kita mencatat hanya tiga komoditas yang naik. Yakni minyak goreng, telur ayam ras, dan cabai. Kenaikan harga telur ayam ini merupakan koreksi harga menuju ke harga normal setelah sempat anjlok beberapa waktu yang lalu," ujarnya, Selasa (16/11/2021). 

Lutfi mengatakan saat ini harga minyak goreng sudah mencapai level Rp16.000 - Rp17.000 untuk kemasan sederhana karena kenaikan harga CPO (crude palm oil).

Untuk telur ayam ras, Mendag mengatakan harga komoditas itu yang sebelumnya turun drastis kini mengalami kenaikan. Namun, lanjut dia, kenaikannya masih wajar mengingat ongkos dari peternak telur Rp19.000 - Rp21.000.

"Sehingga harga yang wajar Rp24.000, jadi kita mesti memaklumi bahwa kita harus hidup berdampingan dan kita harus memproteksi petani telur ini," katanya.

Sedangkan untuk harga cabai jelang Natal dan Tahun Baru sudah naik 15 persen karena memasuki musim penghujan. Menurut dia, pengaruh cuaca otomatis membuat harga cabai naik dan akan bergerak normal. Namun di sejumlah daerah, pihaknya mendapat laporan jika stok di satu daerah aman hingga 1,5 bulan untuk kebutuhan Nataru.

"Sehingga untuk cabai ini masalahnya dari siklus cuaca, yang biasanya kering dan basah mempengaruhi dari harga cabai," kata Mendag.

Baca Juga: Mendag Sebut Kenaikan Harga Telur Ayam Ras Koreksi Menuju Normal
Kenaikan Harga Cabai Picu Inflasi Februari 2021

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menjamin ketersediaan tiga komoditas bahan pokok yakni minyak goreng, cabai merah dan kedelai jelang Natal dan Tahun Baru. Selain ketersediannya, Kemendag juga memastikan stok dan harganya terjangkau.

Mendag usai Rakornas Stabilisasi Harga dan Ketersediaan Barang Kebutuhan Pokok di Bandung pada 15 November 2021 mengatakan, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri telah berkoordinasi dengan 34 kepala dinas perindustrian dan perdagangan memastikan beberapa hal terkait kebutuhan barang pokok dan penting menjelang natal dan tahun baru.

Video terkait:

Video Terkait