60 Ton Kopi Arabika Situbondo Tembus AS, Nilai Ekspor Mencapai Rp12 Miliar

Ekspor kopi dari Gunung Argopuro. (Foto: Sariagri/Arief L)

Editor: M Kautsar - Minggu, 28 November 2021 | 11:00 WIB

Sariagri - Kelompok petani kopi yang tinggal di sekitar lereng Gunung Argopuro, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, melepas ekspor perdana 60 ton biji kopi senilai 850.000 dolar AS, atau setara Rp12 miliar ke Amerika Serikat, Selasa (23/11). Kopi kualitas ekspor ini dikumpulkan dari para petani yang tergabung dalam kelompok masyarakat (pokmas) Walida di Desa Telogosari, Kecamatan Sumbermalang, Situbondo.

Ketua pokmas Walida, Ahmad Muhlisin mengatakan kopi jenis arabika yang di ekspor dihasilkan dari petani yang memanfaatkan lahan produktif perhutani di lereng Gunung Argopuro seluas 400 hektare.

"Panen raya kopi kali ini menghasilkan kualitas arabika super dengan ukuran biji mutu bagus dan besar-besar serta produksi meningkat. Ini berkat iklim dan kesuburan tanah lereng Gunung Argopuro," kata Ahmad.

Ahmad mengatakan sebelum diekspor, biji kopi hasil panen raya ini lebih dulu diolah dengan melibatkan ratusan masyarakat pedesaan setempat. Dia bahkan berani mengklaim kopi jenis arabika yang diekspor bercita rasa fruity sehingga ada kekhasan tersendiri dan disukai pasar Eropa dan Amerika.

Baca Juga: 60 Ton Kopi Arabika Situbondo Tembus AS, Nilai Ekspor Mencapai Rp12 Miliar
Di Tengah Persaingan Ketat Pasar, Kopi Specialty Indonesia Diminati Eropa dan Amerika

"Pengolahan dilakukan warga menggunakan penyaringan super grade. Kopi argopuro diminati mancanegara, karena memiliki cita rasa kopi yang khas, berbeda dengan kopi arabika pada umumnya," kata dia.

 

Ahmad memaparkan pengiriman biji kopi arabika ke mancanegara dilakukan secara bertahap.

"Untuk ekspor perdana ke amerika serikat dan berikutnya menanti negara tujuan Qatar, Jepang, dan negara di bagian Eropa lainnya," rincinya dengan senyum mengembang.

Video Terkait