Harga Bawang Merah Anjlok, Petani Gagal Nikmati Libur Natal Tahun Baru

Harga bawang merah di Nganjuk turun. (Sariagri/Arief L)

Penulis: Yoyok, Editor: Reza P - Jumat, 3 Desember 2021 | 16:50 WIB

Sariagri - Harga bawang merah di sejumlah sentra pertanian mengalami penurunan. Kondisinya, kian parah karena lahan pertanian terdampak cuaca ekstrem. Akibatnya, harga bawang merah anjlok hingga Rp5 ribu per kilogram.

“Kalau musim hujan terus-terusan, lalu banjir, harga bawang merah tidak ada artinya, soalnya busuk. Siapa yang mau beli bawang busuk,” ujar Rofiqoh, petani bawang Brebes, Jawa Tengah, saat dihubungi Jumat (3/12).

Dia menuturkan, harga bawang merah di petani saat ini sekitar Rp6 ribu hingga Rp7 ribu per kilogram. “Sudah tidak ada yang di atas Rp10 ribu. Sekarang ini susah cari bawang merah kering,” ungkap Rofiqoh.

Rofiqoh mengaku bakal tak bisa menikmati untung menjelang libur natal dan tahun baru (nataru). “Waduh, gimana mau liburan nataru? Balik modal saja sudah lumayan,” pungkasnya.

Sebelumnya, petani bawang merah di Tulungagung, Jawa Timur, juga mengeluhkan harga bawang merah anjlok di pasaran. Ini terjadi karena banjir yang menggenangi persawahan membuat produksi bawang merah turun drastis.

Diperoleh informasi, harga bawang merah di Tulungagung yang biasanya Rp15 ribu per kilogram, kini hanya Rp5 ribu per kilogram karena kadar airnya tinggi.

Sementara itu, petani bawang merah di Bima, Nusa Tenggara Barat, mengadu ke Bupati Indah Dhamayanti Putri. Saat pertemuan, petani menyampaikan sejumlah tuntutan baik menyangkut perlunya tindakan segera menangani anjloknya harga.

Tingginya biaya obat-obatan, ketersediaan pupuk, peningkatan peran BUMD/BUMDes yang mampu menyerap produksi hasil pertanian dan pentingnya membentuk asosiasi petani bawang merah yang bertugas menjembatani komunikasi baik dengan pemerintah maupun dengan para pebisnis

Bupati Indah Dhamanti Putri mengatakan,  bahwa perlu dipahami pemerintah tengah mengupayakan kebijakan jangka pendek dan jangka panjang.

Baca Juga: Harga Bawang Merah Anjlok, Petani Gagal Nikmati Libur Natal Tahun Baru
Frustrasi! Harga Cabai Terjun Bebas di Pasaran, Petani Ini Tuangkan Kekesalan dengan Merusak Tanaman Siap Panen

“Kebijakan tersebut tentu saja memperhatikan sejumlah masalah yang berkaitan dengan produk bawang merah antara lain, ciri khas bawang merah yang dihasilkan di Bima memiliki kadar air yang lebih tinggi dibanding komoditi yang sama di daerah lain seperti Palu sebagai salah satu pertimbangan konsumen,” tuturnya.

Data infopangan.jakarta.go.id menyebutkan, harga bawang merah per Jumat (3/12/2021) di Jakarta rata-rata Rp 27.744 per kilogram atau naik Rp361 per kilogram. Sedangkan di Pasaar Rawamangun, Jakarta Timur, harga bawang merah mencapai Rp40.000 per kilogram sementara di Pasar Pos Pengumben, Jakarta Barat, hanya Rp20.000 per kilogram.

Video Terkait