Salah Ketik Transferan, Pak Tua Ini Bayar Sekilo Pisang Rp4,2 Juta

Ilustrasi penjual pisang. (Foto: Unsplash)

Editor: M Kautsar - Minggu, 12 Desember 2021 | 13:00 WIB

Sariagri - Seorang pria berusia 60 tahun di ibu kota Kelantan, Kota Bharu, harus mengajukan pengaduan ke Kementerian Perdagangan Dalam Negeri dan Konsumen (KPDNHEP) untuk mendapatkan uangnya kembali. Langkah itu dilakukan setelah dia keliru membayar sebesar 1.234,56 ringgit Malaysia, setara Rp4,2 juta ke toko kelontong untuk satu sisir pisang.

Seperti dilansir Harian Metro, pria tersebut membeli sekitar 1 kg pisang di toko kelontong di Kota Bharu pada 10 November 2021 dan membayar menggunakan aplikasi e-wallet.

Harga pisang yang hendak dia beli itu hanya hanya 7,30 ringgit Malaysia, setara Rp24 ribu, tetapi pria itu secara tidak sengaja memasukkan angka 1,234,56 ringgit Malaysia pada aplikasi saat membayar. Dia baru menyadari kesalahannya ketika kembali ke rumah.

Pria itu kembali ke toko kelontong beberapa waktu kemudian. Tetapi diberitahu bahwa toko tersebut telah berganti pemilik. Sehingga, dia akhirnya harus mengajukan pengaduan ke KPDNHEP untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Kepala penegak hukum KPDNHEP Kelantan Azanizam Affendi Juri membenarkan bahwa kementerian telah menyelesaikan masalah tersebut pada Kamis (9/12).

Baca Juga: Salah Ketik Transferan, Pak Tua Ini Bayar Sekilo Pisang Rp4,2 Juta
Efek Pandemi, Omzet Pedagang Pisang di Lebak Tembus Rp9 Juta

“Korban mengajukan pengaduan ke KPDNHEP Selasa lalu dengan bukti transaksi. Kami kemudian melakukan penyelidikan sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Konsumen 1999,” ucap Azanizam.

Diskusi antara petugas penegak KPDNHEP dengan pemilik toko kelontong menghasilkan yang terakhir setuju untuk mengembalikan 1.227.27 ringgit Malaysia, setara Rp4,18 juta ke pria tua itu.

Azanizam kemudian mengingatkan konsumen untuk selalu melakukan pengecekan ulang sebelum melakukan pembayaran.

Video Terkait