Kendalikan Inflasi Daerah, Ganjar Tegaskan 5 Komoditas Ini Jadi Perhatian

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo lakukan sidak. (Antara)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Kamis, 23 Desember 2021 | 16:30 WIB

Sariagri - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan lima komoditas bahan pokok di pasar menjadi perhatian tim pengendali inflasi daerah.

"Tadi pagi saya berkeliling ke tiga pasar, ternyata ada kenaikan harga minyak goreng, telur, ayam, cabai setan, terus kemudian bawang merah. Itu lima komoditas yang hari ini menjadi perhatian, kami akan koordinasikan agar tim pengendali inflasi daerah segera bekerja," katanya di Semarang, Kamis (23/12/2021).

Sebelumnya Ganjar turun langsung memantau harga bahan pokok di pasar sambil bersepeda, ada tiga pasar di Kota Semarang yang didatangi yaitu Pasar Wonodri, Pasar Kanjengan, dan Pasar Prembaen.

Berdasarkan pantauan di tiga pasar itu diketahui lima komoditas bahan pokok itu mengalami kenaikan harga yang relatif tinggi misalnya harga cabai setan yang harganya melonjak sampai sekitar Rp80 ribu per kilogram.

"Cabai rawit setan sekarang Rp80 ribu per kilogram biasanya cuma Rp20 ribu, langsung melonjak. Cabai hijau dan merah juga naik, bawang merah juga. Lainnya yang juga naik itu ayam potong, telur, dan minyak goreng," ujarnya.

Terkait dengan kenaikan harga bahan pokok di sejumlah pasar di Kota Semarang itu, Ganjar mengatakan sudah dikoordinasikan dengan Wali Kota Semarang.

Baca Juga: Kendalikan Inflasi Daerah, Ganjar Tegaskan 5 Komoditas Ini Jadi Perhatian
Manfaatkan Sistem Resi Gudang, Kemendag Akan Tambah Jenis Komoditas

Selain itu, kenaikan harga bahan pokok itu juga segera dikomunikasikan dengan kementerian agar segera bisa diselesaikan dan harga bahan pokok kembali terkendali.

Ganjar juga sudah siap untuk melakukan operasi pasar apabila kondisi harga bahan pokok di pasar belum juga terkendali.

"Nanti kami akan coba komunikasi dengan kementerian yang ada di pusat agar soal ini bisa segera kita selesaikan. Khususnya yang agak lama ini adalah minyak goreng maka kalau tidak nanti kita akan lakukan operasi pasar saja," tegas Ganjar.

Video Terkait