Takut Penyebaran Covid-19, Cina Hentikan Impor Buah Naga dari Vietnam

Buah Naga (Selenicereus undatus) di pasar swalayan (Sariagri/ Andry Hariana)

Editor: M Kautsar - Jumat, 31 Desember 2021 | 18:30 WIB

Sariagri - Cina dilaporkan memberlakukan larangan impor buah naga dari Vietnam setelah mendeteksi COVID-19 di beberapa pengiriman sebelumnya. VnExpress melaporkan, larangan tersebut berlaku hingga 26 Januari pada pengiriman melalui Gerbang Perbatasan Huu Nghi di Provinsi Lang Son, untuk empat varietas buah naga yang dikirim dari provinsi Binh Thuan dan Long An, Vietnam.

Sebelumnya, Bea Cukai Cina telah mendeteksi virus corona di beberapa pengiriman antara 20 November dan 27 Desember. Ketua Asosiasi Buah Naga Provinsi Binh Thuan, Vo Huy Hoang mengatakan Huu Nghi adalah gerbang perbatasan terbesar kedua untuk ekspor buah naga ke Cina, terhitung sebesar 5 persen dari total ekspor.

Cina sebelumnya juga melarang impor melalui gerbang perbatasan terbesar, Tan Thanh di provinsi yang sama, yang menyumbang 90 persen dari semua buah naga yang dikirim ke negara itu.

Karena larangan itu, menurut Hoang, sekitar 400 truk kontainer telah kembali dari perbatasan untuk menjual buah-buahan di Vietnam dengan perkiraan kerugian mencapai 30 persen.


Mereka akan menjual buah di Hanoi seharga 2.500 Vietnam Dong, sekitar Rp1.553 per kilogram, atau 10 persen dari harga ekspor.

Beijing News melansir saat ini, produk pertanian lainnya juga berjuang untuk masuk ke Cina, importir terbesar buah-buahan Vietnam. Menurut surat kabar daring Vietnam, hal itu disebabkan setelah Cina memperketat langkah-langkah keamanan Covid selama lebih dari sebulan.

Baca Juga: Takut Penyebaran Covid-19, Cina Hentikan Impor Buah Naga dari Vietnam
Usai Dikunjungi Jokowi, Kelompok Tani Bawang Putih Asal Temanggung Dapat Kontrak Pembeliaan



Lebih lanjut dilaporkan bahwa di Lang Son, 3.838 truk menunggu untuk melintasi perbatasan pada 28 Desember, sebagian besar dengan hasil pertanian. Beberapa pengemudi membatalkan rencana untuk melintasi perbatasan dan malah menjual nangka mereka di Hanoi dengan harga 8.000-15.000 Vietnam Dong, setara Rp4.972 hingga Rp9.323, per kilogram, 60-70 persen lebih rendah dari harga ekspor.

Sementara itu, Cina mengimpor produk pertanian Vietnam senilai 8,4 miliar dolar AS dalam 11 bulan pertama tahun 2021, turun 17 persen tahun-ke-tahun.

Video Terkait