Dianggap Melecehkan, Viral Warga Ini Tak Terima dengan Nama Kedai Tahu Susu Gadis

Sebuah kedai tahu susu gadis diprotes warga. (Instagram)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 31 Desember 2021 | 19:00 WIB

Sariagri - Sebuah keluhan warga melalui media sosial menjadi viral, dimana mengeluhkan nama sebuah kedai makanan di Bandung. Keluhan tersebut diunggah melalui akun Instagram @sekitarbandungcom.

Salah seorang warga ini merasa risih dan jijik ketika membaca nama kedai makanan tersebut. Sebab, kedai makanan itu bernama Tahu Susu Gadis.

Tak hanya itu, nama kedai Tahu Susu Gadis juga dinilai melecehkan perempuan. Warga ini juga mengeluhkan karena masih menghargai kaum wanita.

"Setiap kali lewat jalan ini, merasa risih dan jijik lewat/baca yang dilingkari tanda merah itu karena merasa melecehkan kaum wanita," tuturnya.

Warga ini sampai ingin melapor ke Komnas Anti-Kekerasan terhadap Perempuan atau pihak lain yang berwenang. Hal itu ingin dilakukannya supaya pengelola atau pemilik kedai mengganti nama kedai dengan nama yang lebih pantas dibaca.

"Bisakah saya ngadu ke Komnas Perlindungan Wanita atau pihak berwenang untuk menegur penjual itu agar mengganti nama yang lebih nyaman dibaca?," lanjutnya.

Dalam laporannya, warga turut menyertakan bukti foto bahwa kedai tersebut bernama Tahu Susu Gadis. Dalam foto tersebut, tampak banner berwarna kuning dan bertuliskan "Tahu Susu Gadis". Saat memotretnya, kedai makanan itu sedang ramai oleh para pembeli.

Tidak diketahui pasti lokasi kedai makanan tersebut. Namun, dari penjelasan warga yang melaporkan dan foto yang disertakannya, kedai itu terletak di daerah Bandung, Jawa Barat.

Baca Juga: Dianggap Melecehkan, Viral Warga Ini Tak Terima dengan Nama Kedai Tahu Susu Gadis
Pilu! Uang Nenek Penjual Bedak Tradisional Ini Dicuri, Padahal untuk Operasi Katarak

Warganet lantas menuliskan beragam tanggapan terhadap keluhan warga menyangkut persoalan nama kedai tahu susu itu.

"Anda hanya berspekulasi dan itu tentang pemikiran anda. Jikalau pemikiran anda positif konotasinya akan positif tetapi sebaliknya, apa yang kita pikirkan apa yang kita cari, itulah yang akan kita temui," tulis salah seorang warganet.

"Yang jadi permasalahan tulisan gadis atau susu? Jika kata susu hilang maka tidak ada masalah, jika kata gadis hilang, ya itu kan nama makanan khas daerahnya... lalu permasalannya di mana coba? Ada di otak dan pikiran kalian. Kecuali memang nama makanan tahu susu itu tidak ada lalu dibuatlah nama warung itu..baru deh boleh dipermasalahkan," tambah warganet lainnya.

Video Terkait