Resmi, Pemerintah Kucurkan 1,2 Miliar Liter Minyak Goreng Subsidi untuk 6 Bulan

Ilustrasi minyak goreng kemasan di sebuah pasar swalayan (Dok Top Swalayan)

Editor: M Kautsar - Kamis, 6 Januari 2022 | 14:20 WIB

Sariagri - Pemerintah akan mengucurkan minyak goreng kemasan bersubsidi sebanyak 1,2 miliar liter dengan harga terjangkau Rp14.000 per liter untuk enam bulan ke depan.

"Menyesuaikan arahan presiden dan sidang kabinet paripurna yang disampaikan pada 30 Desember 2021 lalu. Pemerintah mengambil kebijakan untuk penyediaan minyak goreng untuk masyarakat dengan harga Rp14.000 per liter di tingkat konsumen yang berlaku di seluruh Indonesia," kata kata Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, Rabu (5/1).

Airlangga mengatakan, penyediaan minyak goreng subsidi tersebut disiapkan untuk enam bulan ke depan dan akan dievaluasi di bulan Mei serta dapat diperpanjang apabila diperlukan.

Adapun total anggaran yang dibutuhkan untuk menutup selisih harga dan PPN yaitu sebesar Rp3,6 triliun yang didapat dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

"Komite pengarah memutuskan BPDPKS menyediakan dan melakukan pembayaran sebesar itu. Kemudian BPDP dapat menunjuk surveyor dan menyetujui postur anggaran BPDPKS," kata dia.

Sementara itu, dalam rapat koordinasi pangan, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi ditugaskan dalam hal kepastian ketersediaan minyak goreng dengan harga terjangkau serta mempersiapkan regulasi terkait harga eceran tertinggi (HET) terbaru.

"Menteri Keuangan menyiapkan tata cara pungutan dan setoran PPN atas selisih harga. Ini adalah adopsi peraturan Dirjen Pajak dan Kemenperin terkait SNI," tambah Airlangga.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dalam kesempatan yang sama, menyampaikan bahwa saat ini sebenarnya pihaknya masih mengadakan operasi pasar untuk 11 juta liter di 47.000  gerai pasar modern.

"Hari ini sudah mencapai 4 juta liter. 7 juta liter ongoing akan dilaksanakan," ungkap Lutfi.

Lutfi menyebutkan Kemendag berencana akan menunjuk lima industri minyak goreng yang sudah siap dengan minyak goreng kemasan harga terjangkau.

"Mudah-mudahan produksi bisa segera berlangsung, tidak akan lebih lama awal minggu depan. Kami akan menyasar dulu di pasar-pasar yang telah dipantau Kemendag," tutur Lutfi.

Baca Juga: Resmi, Pemerintah Kucurkan 1,2 Miliar Liter Minyak Goreng Subsidi untuk 6 Bulan
Disentil Presiden Jokowi soal Harga Minyak Goreng yang Masih Mahal, Begini Respons Kemendag



Lutfi menambahkan, Kemendag akan melaporkan setiap bulan untuk mekanisme penyaluran minyak goreng kemasan harga terjangkau tersebut.

"Mudah-mudahan ini dapat memberikan harga minyak goreng yang terjangkau bagi masyarakat," pungkas Lutfi.

Video Terkait