Targetkan IKM jadi Pemain Utama Pasar E-Commerce, Kemenperin Gandeng Inaproduct

Ilustrasi - Belanja online. (Pixabay)

Editor: Arif Sodhiq - Jumat, 14 Januari 2022 | 12:50 WIB

Sariagri - Kementerian Perindustrian mengupayakan industri kecil dan menengah (IKM) dapat meningkatkan penjualan produk melalui pasar digital (online market). Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka, Kemenperin, Reni Yanita mengatakan upaya itu dilakukan melalui berbagai program pembinaan dan pendampingan IKM.

"Kemenperin menyelenggarakan berbagai program pembinaan dan pendampingan, agar volume dan kualitas produk IKM mampu masuk ke dalam bagian rantai pasok industri domestik dan global, baik melalui link and match, kemitraan dengan industri besar dan BUMN serta ekosistem digital seperti platform marketplace," ujar Reni Yanita. 

Khusus untuk menggencarkan pemasaran produk IKM melalui platform digital, Reni menjelaskan Kemenperin bekerja sama dengan PT. Ina Produk Indonesia (Inaproduct.com) sebuah Direktori Produk Indonesia yang menyediakan digital platform data IKM. Kerja sama itu dinilai dapat meningkatkan promosi dan pemasaran produk IKM.

Kerja sama itu meliputi penyediaan dan pertukaran data dan informasi, digitalisasi data IKM, serta peningkatan kapasitas SDM serta usaha IKM, melalui pelatihan, bimbingan teknis, pendampingan, serta fasilitasi promosi dan pemasaran.

"Kami berharap dengan tersajinya profil IKM di database secara komprehensif yang terintegrasi dengan Inaproduct.com akan memperluas akses pemasaran dan meningkatkan daya saing IKM Indonesia menjadi lebih maju. Selain itu, kami juga bisa mengevaluasi kinerja IKM termasuk bagaimana agar menciptakan produk yang bisa digemari oleh konsumen," terang Reni.

Dikatakan Reni, program peningkatan jumlah IKM yang onboarding di pasar digital merupakan langkah menjawab tantangan IKM dalam hal keterbatasan akses pemasaran serta perubahan perilaku belanja konsumen ke pasar e-commerce.

Menurut Reni, proyeksi Bank Indonesia terhadap transaksi e-commerce di Indonesia tahun 2022 sebesar Rp530 triliun bisa menjadi peluang sekaligus tantangan bagi pelaku IKM untuk berebut pangsa pasar.

"IKM Indonesia jangan hanya menjadi penonton dari besarnya potensi pasar digital dan e-commerce di Indonesia," kata Reni.

Baca Juga: Targetkan IKM jadi Pemain Utama Pasar E-Commerce, Kemenperin Gandeng Inaproduct
Apkrindo: Kinerja Industri Kafe Meningkat 15 Persel pada Awal 2022



Founder Inaproduct.com, Budihardjo Iduansjah mengatakan beragam fasilitas tersedia di situs Direktori Produk Indonesia. Salah satunya fasilitas bagi para pelaku IKM untuk saling berinteraksi dan bertransaksi dengan pembeli dari luar negeri.

"Dengan begitu, supply chain akan terjaga dan berkesinambungan. Kami yakin kami punya semangat yang sama memberdayakan IKM dengan tagline: IKM kuat, industri kuat," pungkasnya. 

Video:

Video Terkait