Pantau Pelaksanaan Minyak Goreng Rp14.000 per Liter, Kemendag Buka Hotline Pengaduan

Minyak goreng murah di toko ritel modern cepat habis. (Sariagri/Dwi Rachmawati)

Editor: Arif Sodhiq - Kamis, 20 Januari 2022 | 18:50 WIB

Sariagri - Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan mengatakan seluruh ritel modern di 34 provinsi dipantau secara ketat agar bisa mengimplementasikan kebijakan minyak goreng kemasan satu harga Rp14.000 per liter. 

Jika ada keluhan dan harga tidak sesuai yang ditetapkan pemerintah, Kemendag menyediakan kontak pengaduan melalui hotline khusus agar masyarakat dapat mengadukan permasalahan di lapangan.

"Kami siap membantu seluruh pihak demi kelancaran implementasi kebijakan minyak goreng kemasan satu harga. Silakan apabila mengalami kendala atau mau menyampaikan keluhan, dapat langsung menghubungi hotline yang kami sediakan," ujar Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Kamis (20/1/2022).

Lutfi mengatakan minyak goreng kemasan satu harga tersedia di pasar rakyat dan pasar tradisional. Saat ini, kata Lutfi, Kemendag masih memberikan waktu sepekan sejak penetapan minyak goreng kemasan satu harga pada 19 Januari 2022, baik kemasan plastik maupun jerigen.Baca Juga: Pantau Pelaksanaan Minyak Goreng Rp14.000 per Liter, Kemendag Buka Hotline Pengaduan
Pedagang Gorengan Malang Curhat, Banyak Temannya yang Tutup Usaha Gara-gara Harga Minyak Goreng Mahal



"Penyediaan minyak goreng kemasan melalui ritel merupakan tahap awal, selanjutnya kami akan memastikan minyak goreng kemasan Rp14.000 per liter tersedia di pasar tradisional di seluruh Indonesia,” kata Lutfi.

Sebagai informasi, Kementerian Perdagangan menyediakan hotline 24/7 yang dapat diakses oleh seluruh pihak melalui pesan instan Whatsapp 0812 1235 9337, surel [email protected], atau konferensi video Zoom dengan ID 969 0729 1086 (password: migor). 

Video:

Video Terkait