Lebih Dari 50 Jenis Kopi Petani Lokal Dipamerkan Paviliun Indonesia di Expo Dubai

Brewing kopi Indonesia di Paviliun Indonesia dalam gelaran Expo 2020 Dubai. (Foto Istimewa)

Editor: M Kautsar - Rabu, 26 Januari 2022 | 17:25 WIB

Sariagri - Kopi menjadi salah satu produk lokal yang paling banyak dipamerkan Paviliun Indonesia pada gelaran Expo 2020 Dubai. Lebih dari 50 jenis kopi petani lokal Indonesia dipamerkan di Area Pasar Malam Paviliun Indonesia antara lain kopi Luwak, Gayo, Kintamani, robusta Lampung, Leci Preanger Priangan, Bajawa Flores, Toraja, dan Ijen Banyuwangi.

"Berbagai jenis kopi dari seluruh penjuru Nusantara yang memiliki ciri khas dapat ditemukan di area Pasar Malam Paviliun Indonesia. Kami ingin menunjukkan pada dunia bahwa kopi Indonesia dihasilkan dari tangan petani lokal yang luar biasa. Kami yakin Indonesia dapat mewujudkan mimpi menjadi produsen kopi ternama di dunia melalui Expo 2020 Dubai ini," kata Didi Sumedi, Komisioner Jenderal Paviliun Indonesia, Rabu (26/1).

Didi mengungkapkan, produk kopi Indonesia yang dipamerkan memiliki cerita tentang pemberdayaan masyarakat. Salah satunya, kopi hutan Lampung yang merupakan jenis kopi robusta yang dibawa Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Menurut Didi, kopi robusta Lampung yang dihasilkan dari kawasan hutan lindung Batutegi tersebut digarap langsung oleh para petani kopi lokal. Para petani kopi tersebut diberikan izin legal untuk menggarap kawasan hutan.

Sementara itu, Provinsi Aceh membawa kopi Gayo yang mengusung pemberdayaan perempuan. Kopi Gayo tersebut dibudidaya di sekitar kawasan Taman Nasional Leuser dan memberdayakan petani lokal yang sebagian besar anggotanya adalah perempuan. Produk kopi Gayo telah berhasil menembus ekspor Amerika, Eropa, Asia, dan Timur Tengah. Hal itu, kata Didi, menjadi bentuk dukungan bagi para pekerja perempuan dan generasi muda di kawasan tersebut.

Sedangkan, Kementerian Ketenagakerjaan membawa kopi kalosi Enrekang yang merupakan jenis kopi tertua di Indonesia sejak zaman penjajahan Belanda. Kopi kalosi termasuk jenis kopi arabika yang dibudidaya oleh para petani kopi Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Hingga saat ini, kopi kalosi Enrekang telah dimodifikasi menjadi kopi drip bags sebagai upaya melestarikan potensi kopi lokal.Baca Juga: Lebih Dari 50 Jenis Kopi Petani Lokal Dipamerkan Paviliun Indonesia di Expo Dubai
Kopi Asal Indonesia Pikat Pengunjung Paris Cafe Festival 2021



Didi menambahkan, selain selain pameran produk kopi lokal, pengunjung Paviliun Indonesia juga dapat mengikuti demo seduh (brewing) kopi dengan barista yang berpengalaman. Menurut Didi, para pengunjung dapat mempelajari teknik menyeduh kopi sekaligus mendapatkan informasi mengenai ciri khas kopi Indonesia. Cara penyajiannya kopinya pun unik, yaitu menggunakan gerobak seolah-olah membawa pengunjung sedang berada di pasar malam khas Indonesia.

"Ada sekitar 17 jenis kopi lokal yang dapat dicicipi saat demo brewing kopi di Paviliun Indonesia. Peringkat pertama jatuh pada kopi Luwak. Peringkat selanjutnya ditempati kopi Gayo Aceh dan kopi Kintamani Bali. Demo brewing kopi ini dibuat interaktif untuk lebih mengenalkan potensi kopi Indonesia kepada pengunjung Paviliun Indonesia," imbuh Didi.

Video terkini:

Video Terkait