Siap-siap! Mendag Kantongi Terduga Mafia Migor, Diumumkan Senin

Mendag Lutfi dalam sidang DPR. (Antara)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 18 Maret 2022 | 17:00 WIB

Sariagri - Selang sehari kebijakan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng dicabut pemerintah melalui ratas pada Selasa (15/3/2022), keberadaan minyak goreng kemasan di pasar ritel langsung melimpah dengan harga yang tinggi (berkisar Rp23.000 - Rp25.000 per liter). Padahal saat aturan HET berlaku, keberadaan minyak goreng kemasan sangat langka di pasaran.

Hal itu, menimbulkan dugaan adanya permainan para mafia minyak goreng yang sengaja menimbun kala aturan HET masih berlaku.

Anggota Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, mendorong Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi untuk segera mengungkapkan ke publik siapa para mafia minyak goreng yang diduga tersebut.

"Mendag sudah punya dugaan mafia minyak goreng itu siapa. Tolong sebutkan siapa? kalau tidak apa proses yang sudah dilakukan pemerintah untuk menjatuhkan mafia," ujar Andre dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR RI bersama Menteri Perdagangan, Kamis (17/3/2022).

Andre pun turut menduga adanya permainan para mafia minyak goreng yang menyebabkan kelangkaan saat HET masih berlaku. Hal itu menurut dia semakin dikuatkan dengan fakta melimpahnya minyak goreng selang sehari pemerintah mencabut HET. Selain itu, dia menilai keputusan ratas dengan mencabut HET, berarti pemerintah telah memenangkan para pengusaha.

"Sekarang barang sudah berlimpah tapi harganya di atas Rp20.000 per liter, artinya ada penimbun yang sekarang menikmati hasil kebijakan ratas itu," ungkap Andre.

Menanggapi hal itu, Mendag Lutfi pun mengaku sudah mengantongi para tersangka mafia minyak goreng tersebut dan akan diumumkan ke publik oleh pihak kepolisian pada Senin (21/3/2022) mendatang.

Baca Juga: Siap-siap! Mendag Kantongi Terduga Mafia Migor, Diumumkan Senin
Minyak Goreng Masih Langka, Pekan Depan Mendag Lutfi Bakal Dipanggil ke DPR



"Saya sudah kasih semua datanya ke pihak kepolisian tapi, saya tidak mau sebutkan namanya karena ini kan asas praduga tidak bersalah. Tetapi kami sudah temukan, dan ini jumlahnya ribuan ton minyak goreng yang ditimbun," kata Lutfi.

"Sekarang sudah kami serahkan ke pihak Polri lewat Kabareskrim, mereka sudah mulai ditangkap dan diperiksa. Hari senin sudah ada calon tersangkanya dan nanti akan diumumkan oleh Polisi," imbuh Lutfi.
 

Video Terkait