Krisdayanti Kritik Mendag Soal Sulitnya Cari Minyak Goreng dan Harga Tinggi

Krisdayanti kritik Mendag soal Minyakg Goreng. (Instagram Krisdayanti)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Sabtu, 19 Maret 2022 | 23:00 WIB

Sariagri - Tingginya harga minyak goreng belakangan ini dirasakan oleh semua kalangan masyarakat, baik itu dengan ekonomi menengah ke bawah maupun kalangan elit sekalipun. Salah satunya adalah penyanyi sekaligus anggota DPR RI, Krisdayanti (KD), yang turut merasakan tingginya harga minyak di pasaran.

Sebelumnya, pemerintah resmi mencabut harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng kemasan yang seharga Rp14.000 per liter, kini berubah hingga mencapai Rp25.000 per liter.

Lewat akun intagram pribadinya, Krisdayanti membagikan foto tangkapan layar berita terkait sulitnya mencari minyak goreng. Dia membantah tuduhan adanya minyak goreng khusus bagi anggota DPR.

“Enggak ada minyak goreng khusus anggota DPR, khusus kyai , khusus dokter. Sama semua kesulitan minyak goreng," ujar Krisdayanti.

KD pun bingung dengan sikap Menteri Perdagangan (Mendag) yang dinilai bahwa sejak awal mengetahui distributor menahan pasokan minyak goreng hasil Domestic Market Obligation (DMO) yang membuat harga tinggi, namun tidak ada antisipasi.

"Saya juga pernah dengar Mendag bilang HET tidak akan di cabut Kita punya minyak yang sangat banyak, dan ada statement bahwa sudah tahu minyak yang ditimbun ada di mana, tapi kemudian mengakui telah terjadi kebocoran minyak goreng murah yang dijual ke luar negeri," tambah Krisdayanti.

Unggahan KD tersebut menarik banyak komentar dari wargnet, di mana kebanyakan dari mereka meluapkan keluh kesahnya terkait permasalahan minyak goreng ini.

“Negeri yang aneh, saat harga turun minyaknya menghilang, saat harga naik stok melimpah, semakin ga ke beli sm masyarakat yg penghasilan rendah, kasian,” tulis salah satu akun.

Baca Juga: Krisdayanti Kritik Mendag Soal Sulitnya Cari Minyak Goreng dan Harga Tinggi
Rachmat Gobel Semprot Kemendag: Jangan Jadi Macan Ompong Cuma Mondar-mandir

“Harga 150rb/2liter bagian kaltim, padahal lahan sawit besar ????,” komentar warganet lainnya.

“Sungguh ironi.. Dalam skala dunia, penghasil kelapa sawit terbesar berada di Indonesia..” tambah warganet lainnya.

Rachmat Gobel Semprot Kemendag: Jangan Jadi Macan Ompong Cuma Mondar-mandir
Siap-siap! Mendag Kantongi Terduga Mafia Migor, Diumumkan Senin

Video Terkait