Takut Serangan Ilmu Hitam, Penguasaha Kuliner Ini Pilih Tutup Warungnya

Kedai Ammar yang viral di media sosial. (Twitter/World of Buzz)

Editor: M Kautsar - Selasa, 19 April 2022 | 18:10 WIB

Seorang chef kelahiran Palestina, Ammar memilih menutup kedai miliknya di bazaar Ramadhan, USJ 4, Subang Jaya, Selangor, Malaysia. Dia memilih menutup bisnis kuliner yang sudah populer di masyarakat tersebut karena “keterlibatan ilmu hitam”.

Kesuksesan kedainya selama Ramadhan, diklaim membuat beberapa orang tak menyukainya.

Dilaporkan World of Buzz, melalui TikToknya Ammar membagikan kisah yang dialaminya. Dia mengklaim sengaja menutup warung tersebut karena tak ingin keluargannya mendapat serangan ilmu hitam.

Dalam cerita yang dibagikannya, Ammar menyebut bahwa kedai di USJ 4 ini merupakan cabang dari usaha utamanya. Kedai itu dikelola sang anak. Tapi, semakin lama menjalani bisnis, kondisi sang anak tampak lemas dan malas.

Dia kemudian memanggil seorang ustaz dan menjelaskan masalahnya. Dia kemudian diberitahu bahwa tokonya telah dikutuk. Agar tidak semakin parah, ia memutuskan untuk menutup lapak USJ 4.

Selain itu, kabarnya warungnya yang biasanya antri, benar-benar kosong.

Siaran langsung telah beredar di seluruh media sosial Malaysia. Di Twitter, banyak netizen bersimpati dengan apa yang dia alami.

“Kepada siapa pun itu, tolong jangan terlalu kejam dan jangan melakukan hal buruk padanya, kasihanilah dia. Siapapun yang melihatnya tolong beri dia semangat dan dukung usahanya,” komentar salah satu pengguna.

Netizen lain berkomentar, “Masih ada setan yang tidak terikat Ramadhan ini, tidak bisa melihat orang sukses tanpa merasa cemburu. Aku bingung siapa yang jadi setan sekarang.”

Video Terkait