Durian Makin Diminati Warga Cina, Malaysia Banjir Permintaan

Buah Durian. (Pixabay/karolranis)

Editor: Dera - Selasa, 10 Mei 2022 | 17:35 WIB

Wakil Menteri Pertanian dan Industri Makanan Malaysia, Datuk Seri Ahmad Hamzah, mengatakan bahwa durian merupakan komoditas pasar bebas. Oleh karenanya, harga buah itu ditentukan oleh penawaran dan permintaan.

Departemen Pertanian Malaysia sendiri telah memperkenalkan standar durian kampung premium pada tahun 2020, yang dinilai berdasarkan kualitas daging dan penampilan buah.

Standar itu memungkinkan konsumen memiliki alternatif untuk varietas terkenal, seperti Musang King (D197), Black Thorn (D200), dan Bukit Merah (D24).

Kementerian Pertanian Malaysia juga mendorong investasi budidaya durian untuk memenuhi permintaan lokal dan ekspor. Permintaan durian Malaysia tengah meningkat pesat dalam lima tahun terakhir, terutama dari Cina.

Oleh karena itu, langkah ini akan membantu meringankan masalah penawaran dan permintaan, dan menstabilkan harga durian. Upaya ini juga menciptakan lebih banyak pekerjaan, jelas Ahmad menanggapi laporan halaman depan New Sunday Times bahwa biaya durian meningkat 30-40 persen per kilogram pada musim ini, seperti dilansir New Straits Times.

Salah seorang petani durian di Bayan Lepas, Ng Wei Dave, mengatakan cuaca hujan serta kenaikan harga pupuk dan pestisida telah menaikkan harga durian.

Sementara Asosiasi Konsumen Penang (Consumers' Association of Penang/CAP) telah mendesak Kementerian Perdagangan dan Urusan Konsumen Dalam Negeri Malaysia untuk menetapkan harga durian.

Presiden CAP, Mohideen Abdul Kader, mengatakan petani dan penjual durian telah memberi tahu pengawas konsumen bahwa harga mungkin naik karena permintaan yang tinggi.

Ahmad menjelaskan perubahan iklim telah menyebabkan cuaca yang tidak terduga sehingga mengurangi panen durian karena penyerbukan bunga yang buruk.

Seringnya hujan juga berkontribusi pada pembentukan buah yang lebih sedikit. Masalah ini diperkirakan akan terjadi secara nasional, katanya.

Oleh karena itu, menurut Ahmad, para petani perlu dididik tentang pengelolaan kebun durian untuk mengurangi dampak cuaca terhadap hasil panen.

Baca Juga: Durian Makin Diminati Warga Cina, Malaysia Banjir Permintaan
Cina Terbitkan Aturan Standar Sertfikasi Khusus untuk Durian Malaysia

Namun, harga pupuk juga tengah mengalami kenaikan dua kali lipat seiring dengan meningkatnya konflik Rusia-Ukraina. Kenaikan harga bahan baku untuk memproduksi pupuk merupakan isu global dan tidak hanya berdampak pada Malaysia.

Secara tidak langsung, kenaikan harga pupuk akan menyebabkan petani mengurangi jumlah pupuk yang digunakan yang akan mengurangi hasil panen durian.

Video Terkait