Harga Anjlok, Gubernur NTB Usul Kemendag Buka Keran Ekspor Jagung

Ilustrasi jagung. (pixabay)

Editor: M Kautsar - Selasa, 17 Mei 2022 | 12:40 WIB

Sariagri - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah mengusulkan kepada Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk membuka kran ekspor jagung guna mengatasi anjloknya harga jagung di wilayah itu.

"Harga jagung murah, satu-satunya cara sementara untuk menyelamatkan jagung petani kita adalah dengan melakukan ekspor ke luar negeri," kata Zulkieflimansyah, Selasa (17/5/2022).

Usulan ini disampaikan Gubernur Zulkieflimansyah saat menggelar pertemuan dengan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Peternakan, Kepala Dinas Perindustrian NTB, dan pembeli besar jagung PT Seger Agro Nusantara, menyikapi anjloknya harga jagung NTB di pasaran.

Menurutnya, bila kondisi ini dipaksakan, PT Seger Agro Nusantara tidak akan bisa membeli jagung lagi karena memang sudah tidak sanggup untuk membeli. Karena saat ini harga ayam jatuh, sehingga pabrik ayam menurunkan permintaan pakan.

"Permintaan pakan turun menyebabkan mereka menurunkan volume membeli bahan baku seperti jagung," ujar dia.

Karena itu, lanjut dia, pembelian jagung berkurang sehingga jagung yang sedang puncak-puncaknya dipanen sekarang tidak akan mampu diserap atau dibeli oleh pembeli jagung seperti biasa.

Baca Juga: Harga Anjlok, Gubernur NTB Usul Kemendag Buka Keran Ekspor Jagung
Studi: Kebijakan Perdagangan AS-Cina Punya Dampak Kerusakan Lingkungan



"Sehingga jagung dari Alas sampai Sape, surplus lebih dari 300 ribu ton. Ini artinya harganya jagung akan anjlok, bahkan nggak ada harga sama sekali," ucap dia.

Untuk itu, Zulkieflimansyah berharap agar masyarakat dan petani jagung ikut mendoakan agar izin ekspor dari Menteri Perdagangan (Mendag) M Lutfi bisa segera diurus dan diselesaikan, sehingga solusi sementara harga jagung ini bisa teratasi.

Video Terkait