Bea Cukai Kediri Amankan 1,92 Juta Batang Rokok Ilegal Rp2,18 Miliar

Kasus peredaran rokok ilegal. (Antara Jatim/ Asmaul)

Editor: Arif Sodhiq - Kamis, 19 Mei 2022 | 21:00 WIB

Sariagri - Sebanyak 1,92 juta batang rokok ilegal senilai Rp2,18 miliar yang akan dikirim lewat jalur tol Jombang diamankan petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Kediri, Jawa Timur. 

Kepala KPPBC Tipe Madya Cukai Kediri Sunaryo mengatakan upaya penggagalan itu dilakukan Tim Unit Intelijen dan Penindakan Bea Cukai Kediri di Exit Tol Mojokerto-Jombang KM 686, Kabupaten Jombang pada, Rabu (11/5/2022) malam.

"Ada 1,9 juta batang rokok tanpa dilekati pita cukai dimuat dalam truk bernopol AE 8596 XX. Setelah truk melintasi wilayah pengawasan KPPBC Tipe Madya Cukai Kediri, tim kami langsung bergerak melakukan pengejaran," ujarnya di Kediri, Kamis (19/5/2022).

Dia mengatakan, tim langsung bergerak cepat, sebab jika terlambat rokok polos 1,9 juta batang itu bisa dikirim ke Jawa Tengah. Menurut dia, nilai barang itu Rp2,18 miliar. Jika lolos dari sergapan petugas, negara berpotensi mengalami kerugian Rp1,4 miliar.

Rokok itu meliputi sigaret kretek mesin (SKM) merek SBR 113 karton atau setara 1.808.000 batang. Kemudian, ada pula rokok tanpa dilekati pita cukai jenis SKM merek RQ PRO RIZQUNA sebanyak tujuh karton atau setara 112.000 batang.

"Nilai barang ini mencapai Rp2,18 miliar. Jika ini lolos negara berpotensi mengalami kerugian Rp1,4 miliar," kata dia.

Pihaknya sudah menetapkan status tersangka pada AI, yang merupakan sopir truk yang mengangkut rokok tersebut. Ia melanggar Undang-undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 39 tahun 2007 Pasal 54 dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara dan denda 10 kali nilai cukai.

Saat ini, kata dia, kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan. Kasus ini akan dikembangkan lagi guna mengetahui pemilik rokok tersebut.

Pihaknya juga meminta masyarakat aktif melaporkan jika melihat peredaran rokok ilegal di wilayahnya. Selain tidak dilengkapi pita cukai, rokok ilegal biasanya tidak memiliki keterangan alamat pabrik, dan keterangan jumlah isi.

Baca Juga: Bea Cukai Kediri Amankan 1,92 Juta Batang Rokok Ilegal Rp2,18 Miliar
Cukai Rokok Naik, Pemerintah Antisipasi Peredaran Rokok Ilegal



Bea Cukai Kediri, kata dia, juga intensif sosialisasi terkait dengan pita cukai. Dengan itu, masyarakat juga mempunyai edukasi terkait dengan rokok ilegal. 

Video Terkait