Luhut Ditugaskan Jokowi Bantu Urus Masalah Migor, Ini Kata Kemendag

Menko Marves, Luhut Pandjaitan puji inovasi IPL dalam program Citarum Harum. (Humas Jabar)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 24 Mei 2022 | 12:30 WIB

Sariagri - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mendapatkan tanggung jawab baru dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), yaitu membantu permasalahan minyak goreng.

Jokowi meminta Luhut untuk turut membantu dalam pendistribusian minyak goreng. Direktur Jenderal Kementerian Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Pedagangan Oke Nurwan menyebut, Luhut akan berperan seperti sutradara. Nantinya, Luhut akan membantu proses distribusi melalui aplikasi milik pemerintah.

“Kita kan sudah ada sistem aplikasi untuk distribusi minyak goreng lewat Simirah (Sistem Informasi Minyak Goreng Curah) yang harus pakai KTP,” ujar Oke.

Sistem Simirah baru akan dikembangkan atau diperkuat dengan penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK), bukan hanya KTP.

“Kata Pak Luhut NIK aja, makanya dibantuin. Pak Luhut itu semacam sutradaranya lah. Tapi, pemimpinnya tetap Pak Presiden,” ujarnya.

Menurut Oke, Luhut sudah berpengalaman dalam mengurus Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan aplikasi Peduli Lindungi. Ia menjelaskan, pembelian minyak goreng murah nantinya dilakukan dengan menyertakan NIK.

Baca Juga: Luhut Ditugaskan Jokowi Bantu Urus Masalah Migor, Ini Kata Kemendag
Mendag Lutfi Terbitkan Aturan Baru untuk Ekspor CPO

Penggunaan KTP dalam membeli minyak goreng curah tidak lagi digunakan lantaran pencatatan antar distributor tidak saling terhubung. Sedangkan, dengan menggunakan NIK dapat mengetahui seseorang sudah beli minyak goreng curah di distributor mana.

“Jadi kalau NIK kayak PeduliLindungi, dia beli di sana lalu di situ, akan ketahuan. Itu yang kami sempurnakan, itu kan cita-citanya,” pungkas Oke.

Video Terkait