India Beri Izin Ekspor Gandum yang Tertahan di Pelabuhan

Ilustrasi gandum. (Antara)

Editor: Putri - Jumat, 10 Juni 2022 | 13:40 WIB

Sariagri - India akan mengizinkan para pengusaha untuk ekspor sekitar 1,2 juta ton gandum. Hal tersebut dikarenakan Pemerintah India hendak membersihkan kargo yang terjebak di pelabuhan sejak larangan ekspor gandum yang tiba-tiba pada Mei 2022.

Mengutip Economic Times, meski Pemerintah India telah memberi izin ekspor gandum, masih ada sekitar 500.000 ton gandum yang tetap terjebak di pelabuhan. Hal tersebut dikarenakan beberapa pengusaha gagal mendapatkan izin ekspor.

India melarang ekspor gandum secara mengejutkan pada 14 Mei 2022. Meski demikian, mereka mengatakan akan mengizinkan pengiriman ke luar negeri yang didukung oleh letter of credit (LC) yang sudah diterbitkan.

Ekspor juga boleh dilakukan ke negara-negara yang meminta pasokan gandum "untuk memenuhi kebutuhan ketahanan pangan."

Selain itu, pemerintah India akan mengeluarkan sertifikat pendaftaran yang diperlukan untuk ekspor gandum, kata dua pejabat senior pemerintah yang menolak disebutkan namanya.

Setelah larangan ekspor gandum, India telah mengizinkan pengiriman gandum sebanyak 469.202 ton. Tetapi setidaknya 1,7 juta ton masih berada di pelabuhan. Hal tersebut meningkatkan kekhawatiran menurunnya kualitas gandum akibat hujan monsun.

Baca Juga: India Beri Izin Ekspor Gandum yang Tertahan di Pelabuhan
China Naikkan Tarif, Petani Gandum Australia Beralih ke Arab Saudi

Izin untuk pengiriman kargo yang tertahan di pelabuhan akan membantu meringankan kekurangan pangan di negara-negara seperti Bangladesh, Sri Lanka dan Nepal. Ketiga negara tersebut sangat bergantung pada gandum India.

Sebagian besar kargo akan mengirim gandum ke Bangladesh dan kemungkinan tujuan lainnya termasuk Nepal, Indonesia, Filipina dan Sri Lanka. Hal tersebut disampaikan oleh salah satu pihak pemasok yang berada di New Delhi dengan perusahaan perdagangan global.

Video Terkait