McDonald's Akan Kembali Buka di Rusia dengan Nama Baru

Restoran cepat saji McDonals. (Piqsels)

Editor: Putri - Jumat, 10 Juni 2022 | 17:45 WIB

Sariagri - Restoran cepat saji McDonald's Corp dibuka kembali di Rusia. Namun kali ini, McDonald's dibuka di bawah merek dan kepemilikan baru. Peluncuran kembali akan dimulai pada 12 Juni 2022, tepatnya pada Hari Rusia.

Hari Rusia adalah hari libur patriotik merayakan kemerdekaan. McDonald's baru akan dibuka di lokasi unggulan di Pushkin Square, Moskow, di mana tempat McDonald's pertama kali dibuka di Rusia pada Januari 1990.

Pada awal 1990-an, ketika Uni Soviet runtuh, McDonald's datang untuk mewujudkan mencairnya ketegangan Perang Dingin dan menjadi kendaraan bagi jutaan orang Rusia untuk mencicipi makanan dan budaya Amerika. Keluarnya McDonald's dari Rusia menjadi simbol kuat tentang bagaimana Rusia dan Barat "tidak akur."

Mengutip Reuters, pada Mei 2022, pihak McDonald's mengatakan telah menjual restorannya di Rusia ke salah satu pemegang lisensi lokalnya, Alexander Govor. Kesepakatan itu menandai perginya McDonald's sejak Rusia mengirim puluhan ribu tentara ke Ukraina pada 24 Februari 2022.

Ikon McDonald's berbentuk M yang ikonik atau disebut 'Golden Arches' telah diturunkan di lokasi di Moskow dan St Petersburg. Logo baru akan dibuat yang terdiri dari dua kentang goreng dan patty hamburger dengan latar belakang hijau.

Nama baru restoran cepat saji pengganti McDonald's ini masih rahasia. Namun di aplikasi pemesanan, nama McDonald's menjadi 'My Burger' dan menghasilkan beberapa kegembiraan, tetapi tim pers mengatakan ini hanya sementara.

Sebuah moto di halaman beranda aplikasi berbunyi: "Beberapa hal berubah, tetapi pekerjaan yang stabil akan tetap ada."

Media Rusia, mengutip gambar bocoran menu baru, telah melaporkan penggantian nama hidangan seperti Filet-O-Fish menjadi 'Fish Burger' dan Chicken McNuggets menjadi hanya 'Nugget.'

Baca Juga: McDonald's Akan Kembali Buka di Rusia dengan Nama Baru
Pelanggan Kena Tipu Restoran Korea Karena Cantumkan Label Halal Palsu

McDonald's, restoran cepat saji terbesar di dunia, telah memiliki 84 persen dari hampir 850 restorannya di seluruh Rusia. Oleg Paroev dari McDonald's Rusia mengatakan bahwa pewaralaba lain mungkin akan memiliki pilihan untuk kembali buka dengan merek baru.

Tahun lalu McDonald's menghasilkan sekitar 9 persen atau 2 miliar dolar AS pendapatannya dari Rusia dan Ukraina. McDonald's memiliki hak untuk membeli kembali restoran Rusianya dalam waktu 15 tahun, tetapi banyak syarat penjualan yang masih belum jelas.

Video Terkait