Singapura Akan Impor Ayam dari Indonesia

Ilustrasi peternakan ayam. (Pexels)

Editor: M Kautsar - Jumat, 17 Juni 2022 | 16:10 WIB

Sariagri - Badan Pangan Singapura (SFA) sedang mempertimbangkan untuk mengimpor ayam dari Indonesia, menyusul larangan ekspor Malaysia, demikian Mothership melaporkan.

SFA seperti diberitakan, mengatakan sedang bekerja dengan pihak berwenang Indonesia untuk menentukan apakah Indonesia dapat diakreditasi sebagai "sumber potensial impor ayam."

Indonesia mengekspor sekitar 50.000 telur asin ke Singapura setiap bulan. Samun belum pernah menjual ayam ke Singapura. Tim SFA saat ini berada di Indonesia melakukan inspeksi, The Straits Times (ST) melaporkan.

Tim SFA saat ini berada di Indonesia untuk memeriksa beberapa peternakan, rumah potong hewan dan fasilitas pengolahan, antara lain di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan di Kementerian Pertanian Indonesia, mengatakan bahwa berapa banyak negara dapat memasok Singapura, kapan akan mulai melakukannya, dan apakah itu akan ayam hidup atau beku, bergantung pada hasil dari survei.

Secara terpisah, Ketua Asosiasi Peternak Unggas Indonesia Achmad Dawami mengatakan ekspor ayam beku ke Singapura merupakan opsi yang paling memungkinkan bagi perusahaan Indonesia karena lebih kecil risikonya dibandingkan dengan ayam hidup.

Malaysia larang ekspor ayam

Malaysia melarang ekspor produk ayamnya mulai 1 Juni 2022. Larangan ekspor produk ayam ke Singapura tidak hanya mencakup unggas hidup tetapi juga ayam potong utuh, serta daging dingin, dan beku.

Baca Juga: Singapura Akan Impor Ayam dari Indonesia
Ancaman Impor Ayam Brasil, Industri Unggas Lokal Harus Lebih Efisien



Singapura telah mendatangkan lebih banyak pasokan ayam dingin dari Australia dan Thailand, serta ayam beku dari sumber seperti Brasil dan Amerika Serikat.

Pada 3 Juni, CS Tay, distributor makanan lokal, mengatakan bahwa mereka telah mendapatkan kesepakatan untuk membawa 10 kali lipat pasokan ayam dari Thailand setiap saat, hingga 75.000 bungkus bagian ayam dingin seminggu. Pada 14 Juni, Kee Song, sebuah perusahaan pemasok ayam bersertifikat di Singapura, mengumumkan bahwa larangan Malaysia terhadap ayam kampung dan ayam hitam hidup telah dicabut.

Video Terkait