Pebisnis Komoditas Rusia Pilih Dubai untuk Operasi Perdagangan

Dubai, Uni Emirat Arab. (Foto: Pixabay)

Editor: Putri - Kamis, 23 Juni 2022 | 22:00 WIB

Sariagri - Pebisnis komoditas Rusia bergegas untuk mendirikan bisnis di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Sebelumnya Swiss selama beberapa dekade menjadi rumah bagi perantara yang membantu mencocokkan produsen Rusia dengan pembeli di seluruh dunia.

Akibat peningkatan sanksi terhadap Rusia, akhirnya Rusia bermigrasi ke UEA. Tiga produsen minyak terbesar Rusia sedang dalam proses mengevaluasi Dubai untuk operasi perdagangan dan beberapa perusahaan telah pindah ke sana.

Untuk Swiss, beberapa jenis eksodus tampaknya tak terelakkan setelah negara itu mengikuti larangan Uni Eropa yang menargetkan ekspor dari Rusia.

"Perdagangan akan terus berlanjut," kata Wouter Jacobs, direktur Erasmus Commodity & Trade Center di Erasmus University di Rotterdam.

"Yurisdiksi Timur Tengah dan Timur akan menjadi lebih penting dibandingkan dengan situasi bisnis komoditas yang agak euro sentris hingga sekarang," tambahnya.

Sanksi yang semakin ketat telah mempersulit perdagangan bagi perusahaan milik negara Rusia, termasuk yang mengangkut komoditas negara itu.

Selain itu, sanksi yang tidak resmi juga menjadi masalah seperti bank yang menarik jalur kredit untuk kesepakatan pembiayaan. Sementara perusahaan pelayaran dan asuransi juga menghentikan layanan mereka untuk perusahaan Rusia.

Keadaan tersebut menciptakan celah bagi Dubai, yang telah menghindari penerapan sanksi terhadap individu dan entitas Rusia. Mengintensifkan persaingan yang sudah dihadapi Swiss sebagai pusat perdagangan komoditas global.

Sanksi Swiss

Swiss yang mengklaim bahwa negaranya netral, mengikuti Uni Eropa dalam memberlakukan pembatasan yang semakin ketat pada beberapa komoditas, bank dan individu yang dianggap dekat dengan Rusia.

Pada akhir 2022, Uni Eropa akan memberlakukan pembatasan yang melarang asuransi dan pembiayaan pengangkutan minyak Rusia ke negara-negara di luar blok dan Swiss mengatakan akan melakukan hal yang sama.

Baca Juga: Pebisnis Komoditas Rusia Pilih Dubai untuk Operasi Perdagangan
Harga Pangan Dunia Diproyeksikan akan Naik di Tahun 2021

"Dewan Federal mengumumkan akan melakukan hal yang sama dan ini adalah bagian darinya," kata juru bicara Sekretariat Negara untuk Urusan Ekonomi Swiss.

"Semua benar-benar sama, kami memberlakukan peraturan Uni Eropa ke dalam hukum Swiss." tambahnya.

Jika diberlakukan sepenuhnya, kemungkinan akan membuat kesepakatan dengan minyak Rusia menjadi lebih sulit.

Larangan langsung Swiss atas perantara, penjualan, dan penyediaan layanan keuangan untuk batu bara Rusia telah diumumkan pada April. Tetapi peraturan tersebut berkontribusi pada beberapa bisnis yang dipindahkan ke tempat lain.

Video Terkait