Impor Kedelai China 2021 Tergelincir, Efek Permintaan Melemah dari Peternak

Berita Pangan - Ilustrasi kacang kedelai (Pixabay)

Penulis: Yoyok, Editor: Arif Sodhiq - Jumat, 14 Januari 2022 | 14:50 WIB

Sariagri - Volume impor kedelai China pada tahun 2021 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Ini terjadi karena melemahnya permintaan dari sektor peternakan di negeri pengimpor kedelai terbesar di dunia ini.

Administrasi Umum Bea Cukai China melaporkan pada 12 bulan di tahun 2021 hanya mengimpor 96,52 juta ton kedelai atau turun 3,8 persen dari 100,33 juta ton dibandingkan tahun 2020. Namun, data menunjukkan impor Desember naik 18 persen dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, yakni sebesar 8,87 juta ton.

Impor kedelai naik ke rekor tahunan pada tahun 2020 karena produsen tepung kedelai meningkatkan pembelian dengan margin keuntungan yang baik berkat naiknya permintaan dari petenak babi yang telah pulih dari wabah demam babi Afrika.

Namun, kelebihan pasokan babi yang meningkat memangkas keuntungan dari pemeliharaan ternak dan mengirim margin kehancuran ke wilayah negatif pada tahun 2021. Kondisi ini merupakan rekor terendah karena negatif 650 yuan (sekitar 102,19 dolar AS) per ton pada bulan Juni.

Runtuhnya profitabilitas sektor babi dan kenaikan tajam dalam penggunaan pakan gandum membatasi permintaan kedelai. Bahkan, analis memperkirakan sekitar pertengahan 2021 bahwa impor kedelai China untuk tahun ini mungkin kurang dari 100 juta ton.

Produsen pakan China meningkatkan pembelian gandum untuk menggantikan jagung pada tahun 2021, karena harga biji-bijian yang terakhir melonjak ke rekor level tertinggi.

Baca Juga: Impor Kedelai China 2021 Tergelincir, Efek Permintaan Melemah dari Peternak
Ekspor Global Menggeliat, Gandum Berjangka Ditransaksikan Naik

Peningkatan penggunaan gandum, yang memiliki protein lebih tinggi dari jagung, menggerus soymeal, protein utama dalam pakan ternak.

Permintaan gandum sebagai bahan baku kemudian mereda karena harga jagung turun menyusul panen raya, sementara harga gandum naik. 

Video Terkait