Ini Buah Andalan Laos yang Selalu Diekspor ke Cina

Ilustrasi pisang. (pixabay)

Editor: Dera - Selasa, 11 Januari 2022 | 22:30 WIB

Sariagri - Kantor berita Laotian Times melaporkan bahwa buah pisang kembali menjadi salah satu komoditas ekspor pertanian utama Laos pada tahun 2021.

Dalam laporan yang dikeluarkan Pemerintah Laos baru-baru ini, seperti dikutip dari TheStar, negara itu memperoleh lebih dari 900 juta USD (sekitar Rp12,9 triliun) dalam ekspor produk pertanian tahun 2021.

Pisang merupakan penyumbang terbesar dari angka tersebut yakni mencapai 225,33 juta USD (sekitar Rp 3,22 triliun), dengan negara tujuan ekspor utama adalah Cina.

Sementara produk ekspor lainnya adalah karet mencapai 214,37 juta USD (sekitar Rp3,06 triliun), ubi kayu senilai 196,58 juta USD (sekitar Rp 2,8 triliun) dan tebu senilai 25,43 juta USD (sekitar Rp363 miliar).

Lonjakan produksi membuat Laos meningkatkan nilai ekspor pisang sebesar 76 persen pada tahun 2019. Sementara pada tahun 2020, ekspor pisang Laos ke Cina dan Thailand mencapai rekor dengan nilai 227,4 juta USD (sekitar Rp3,25 triliun).

Sebelumnya, pisang dan semangka merupakan satu-satunya buah yang dapat dikirim langsung ke Cina dari Laos. Namun, perjanjian bilateral baru mengizinkan ekspor buah markisa dan jeruk.

Laos berencana mengekspor pengiriman pertamanya sebanyak lebih dari lima puluh ribu ton buah jeruk ke Cina pada awal tahun ini, dengan nilai kesepakatan sebesar 50 juta USD (sekitar Rp715 miliar). Buah jeruk yang diekspor merupakan hasil pertanian Laos, terdiri atas jeruk manis, pomelo/jeruk bali, dan lemon.

Baca Juga: Ini Buah Andalan Laos yang Selalu Diekspor ke Cina
China Perkuat Pengedalian COVID-19, Truk Produk Pertanian Negara Ini Harus Antri Masuk di Perbatasan

Sekitar 3.600 hektare lahan di sembilan provinsi, yaitu Luang Namtha, Bokeo, Xayaboury, Luang Prabang, Provinsi Vientiane, Bolikhamxay, Savannakhet, Champasack, dan Attapeu, dikhususkan untuk budidaya buah jeruk. Sebanyak 70 persen buah yang dihasilkan adalah untuk tujuan ekspor.

Saat ini, Kementerian Pertanian dan Kehutanan Laos sedang menyusun dokumen pembukaan pasar dengan Bea Cukai Cina untuk mengirim buah-buahan lainnya seperti durian, lengkeng, buah naga, dan nangka.

Video Terkait